AYOJAKARTA.COM - Pengajuan KUR BRI 2025 kini sudah mulai dibuka.
KUR BRI merupakan salah satu solusi usaha bagi para UMKM.
Dengan mengajukan KUR BRI, pengusaha UMKM bisa mendapat pinjaman sebagai modal usaha.
Plafon pengajuan KUR BRI ini bisa mencapai hingga Rp100 juta per debitur.
Namun ternyata, setiap usaha yang kita lakukan untuk mencari modal tentu ada kelebihan dan kekurangannya, termasuk pengajuan pinjaman KUR BRI.
Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan pengajuan modal usaha KUR BRI?
Simak ulasan berikut dikutip dari umsu.ac.id, Rabu (12/2/2025):
Kelebihan KUR BRI:
- Bunga rendah
Salah satu kelebihan dari KUR BRI adalah suku bunga yang rendah.
Suku bunga pinjaman KUR BRI sekitar 6% per tahun.
- Tanpa agunan untuk plafon tertentu
Untuk debitur yang meminjam hingga Rp100 juta, KUR BRI tidak mewajibkan agunan tambahan.
Hal ini tentu lebih mudah untuk diakses UMKM yang tidak punya aset sebagai jaminan.
- Proses pengajuan KUR mudah
Proses pengajuan KUR BRI sangatlah mudah. Terlebih jika syarat atau dokumen sudah lengkap, pencairan dana relative cepat.
- Dukung UMKM untuk berkembang
KUR BRI selalu mendukung para UMKM untuk semakin berkembang.
Dengan dukungan finansial pinjaman ini, banyak pelaku usaha kecil yang bisa meningkatkan produksi dan memperluas pasar atas usaha yang dijalankannya.
- Jaringan yang luas
BRI merupakan bank yang memiliki jaringan luas.
Banyak cabang hingga pelosok desa, sehingga memepermudah pelaku usaha yang berada di daerah terpencil tetap bisa mengajukan pinjaman untuk modal usaha tanpa harus ke kota.
Kekurangan KUR BRI
- Seleksi yang ketat
Meski terbilang mudah untuk pengajuan, BRI sangat ketat untuk menyeleksi debitur atau calon peminjam.
Debitur harus bersih dari kredit usaha bank lain dan sudah benar-benar punya usaha yang sedang berjalan.
- Batasan plafon pinjaman
BRI membatasi pinjaman maksimal Rp100 juta, meski KUR BRI menawarkan pinjaman hingga Rp500 juta untuk KUR tertentu.
Hal ini menjadi kendala beberapa debitur yang mungkin membutuhkan modal lebih besar untuk mengembangkan usahanya.
- Penggunaan dana sesuai peruntukan
Pinjaman KUR BRI hanya diperbolehkan untuk kepentingan usaha.
Bukan untuk pribadi atau kosumtif, dengan ini bank akan melakukan pengawasan ketat dalam penggunaan dana pinjaman.
- Kemungkinan ditolak karena riwayat kredit buruk
Bisa saja, debitur akan ditolak saat mengajukan KUR BRI karena memiliki Riwayat kredit yang buruk.
Hal ini tentu membuat peluang untuk mendapat pinjaman sangat kecil.
Oleh sebab itu, jagalah reputasi keuangan atau Riwayat kredit dengan baik agar bisa diterima saat mengajukan KUR.
- Verifikasi proses administrasi
Untuk mendapat pinjaman KUR BRI, biasanya ada tahapan administrasi yang dilakukan oleh pihak bank.
Hal ini guna melakukan survei lapangan dan pengecekan kelayakan usaha, sehingga memakan waktu lebih lama untuk mendapatkan pinjaman jika dokumen belum lengkap.
Demikian informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari pinjaman KUR BRI. Semoga membantu.***

Share this article
Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan KUR BRI, calon debitur simak sebelum mengajukan pinjaman.