AYOJAKARTA.COM – Aplikasi SIKS-NG milik Kementerian Sosial (Kemensos) kini telah kembali normal setelah sempat tidak dapat diakses akibat proses pemeliharaan sistem.
Hal ini menjadi pertanda bahwa proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap kedua akan segera dilaksanakan.
Berdasarkan informasi terbaru per 29 April 2025, aplikasi SIKS-NG telah dapat diakses kembali.
Namun, data terkait periode April, Mei, dan Juni 2025 belum ditampilkan. Saat ini, data yang tersedia masih mengacu pada periode sebelumnya, yakni Januari hingga Maret 2025.
Belum munculnya menu "final closing" dan "evaluasi komponen" menandakan bahwa proses verifikasi dan validasi KPM masih berlangsung.
Pencairan Tahap 2 Menyasar Lansia dan Disabilitas
Informasi sementara menunjukkan bahwa penyaluran bansos PKH-BPNT tahap kedua akan difokuskan kepada tiga kategori penerima, yakni lansia dan penyandang disabilitas.
Saldo bansos sebesar Rp600.000 telah mulai masuk ke rekening KKS di dua bank Himbara.
Validasi Komponen dan Final Closing Menentukan Kelanjutan Bantuan
Proses penting yang sedang dilakukan saat ini adalah "evaluasi komponen". Evaluasi ini bertujuan untuk meninjau kembali status komponen penerima bantuan.
Jika komponen sudah tidak memenuhi kriteria, maka KPM tersebut bisa saja tidak lolos dalam tahapan final closing.
Apabila data penerima telah masuk dalam tahap final closing, maka dapat dipastikan penerima telah lolos verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan akan menerima bansos PKH dan BPNT tahap selanjutnya.
Baca Juga: Waduh! Janji Bansos Beras 10 kg Belum Terpenuhi, Ini Jawaban Badan Pangan Nasional...
Program PENA untuk Usia Produktif yang Tak Lagi Menerima PKH
Beredar pula kabar bahwa KPM usia produktif (20–40 tahun) tidak akan lagi menerima bansos PKH tahap 2.
Namun, informasi ini belum valid. Pemerintah tetap membuka peluang bagi kelompok usia produktif untuk menerima bantuan, dengan catatan masa kepesertaan mereka belum melebihi lima tahun.
Jika telah lebih dari lima tahun menjadi penerima, KPM akan diarahkan ke program pemberdayaan sosial, seperti Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), yang memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Prediksi Pencairan Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2025
Meski belum ada tanggal pasti dari Kemensos, proses pencairan bansos tahap kedua diprediksi akan dimulai antara minggu pertama hingga kedua bulan Mei 2025.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan melalui aplikasi SIKS-NG dan berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.***
Share this article
Aplikasi SIKS-NG milik Kementerian Sosial (Kemensos) kini telah kembali normal setelah sempat tidak dapat diakses akibat proses pemeliharaa