AYOJAKARTA.COM – Memasuki pekan ketiga bulan Mei 2025, penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah mulai dilakukan secara bertahap di berbagai daerah.
Sejumlah warga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melaporkan bahwa rekening mereka telah menerima dana bantuan.
Lalu, apakah benar bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah mulai cair?
Baca Juga: Memori HP Penuh untuk Konser? 5 Rekomendasi Flashdisk OTG Type C Terbaik Mulai Harga Rp86 Ribu
Berdasarkan sejumlah unggahan di media sosial dan laporan masyarakat, terlihat bahwa beberapa warga di Sukabumi telah melakukan pengecekan saldo KKS.
Hasilnya, sebagian dari mereka menemukan dana bantuan masuk dengan jumlah yang bervariasi.
Salah satu penerima bansos menyebutkan menerima dana sebesar Rp225.000 yang sesuai dengan kategori anak sekolah dasar.
Sementara itu, penerima lainnya menginformasikan adanya pencairan BPNT sebesar Rp600.000.
Meski demikian, hingga Sabtu, 18 Mei 2025, belum semua penerima manfaat memperoleh pencairan dana. Beberapa KKS yang diperiksa masih menunjukkan saldo Rp0, kemungkinan karena penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme pemerintah.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jadwal Pengajuan Akun SPMB 2025 DKI Jakarta Jenjang SD, SMP, SMA, SMK
Penyaluran Gunakan Basis Data DTSEN
Pada tahun ini, pemerintah menggunakan pendekatan baru dengan memanfaatkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memperbarui data penerima manfaat.
Tujuannya adalah agar penyaluran bansos bisa lebih akurat dan menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Program PKH tahap kedua pada tahun ini ditujukan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sesuai dengan rencana Kementerian Sosial.
Tak hanya itu, Kementerian juga membeberkan anggaran yang telah disiapkan untuk program perlindungan sosial. Pemerintah mengalokasikan lebih dari Rp28,7 triliun untuk PKH dan sekitar Rp3,8 triliun untuk program sembako BPNT.
Dana ini diharapkan dapat menjangkau kelompok rentan seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Rincian Nilai Bansos PKH 2025
Berikut adalah rincian jumlah bantuan berdasarkan kategori penerima dalam program PKH tahun 2025:
Ibu hamil dan balita: Rp750.000 per tiga bulan atau Rp3 juta per tahun
Anak usia SD: Rp225.000 per triwulan
Anak usia SMP: Rp375.000 per triwulan
Anak usia SMA: Rp500.000 per triwulan
Lansia dan disabilitas berat: Rp600.000 per triwulan
Kementerian Sosial juga mengembangkan layanan home visit dan home care sebagai bagian dari konsep perlindungan sosial sepanjang hayat.
Baca Juga: Memanas! Dedi Mulyadi Sindir KPAI: Sudah Saatnya Turun ke Lapangan, Bukan Hanya Mengkritik
Program ini dirancang untuk memberikan layanan kesehatan secara langsung di rumah, khususnya untuk lansia serta warga yang memiliki kebutuhan khusus.
Periksa Saldo KKS Secara Berkala
Bagi masyarakat yang belum menerima pencairan, disarankan untuk secara rutin mengecek saldo KKS melalui mesin EDC atau aplikasi resmi yang digunakan pendamping sosial.
Karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap, waktu pencairan bisa berbeda-beda tergantung wilayah.
Pantauan terkini menunjukkan bahwa masih ada sejumlah KKS dari berbagai bank penyalur yang belum terisi dana.
Namun, besar kemungkinan dana bansos akan masuk dalam beberapa hari ke depan seiring dengan kelanjutan distribusi dari pemerintah pusat.***
Share this article
Lalu, apakah benar bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah mulai cair? Cek fakta di sini