Kabar Gembira! KPM BPNT dan PKH Bisa Dapat Bansos Tambahan Dobel Mulai Juni 2025

Kabar Gembira! KPM BPNT dan PKH Bisa Dapat Bansos Tambahan Dobel Mulai Juni 2025

Kabar Gembira! KPM BPNT dan PKH Bisa Dapat Bansos Tambahan Dobel Mulai Juni 2025

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah resmi memberikan kabar menggembirakan bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Mulai bulan Juni 2025, sejumlah KPM akan menerima bantuan sosial bansos tambahan ganda (double bonus) yang bersifat non-reguler, di luar jadwal bantuan triwulanan.

Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintah senilai Rp24,4 triliun, dengan tujuan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dan menstabilkan daya beli masyarakat. Salah satu bentuk implementasinya adalah penebalan bantuan sosial, termasuk BPNT dan PKH.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Segera Cair: Hanya 4 Golongan yang Berhak Terima Bansos, Cek Nama Penerima di Aplikasi Ini!

Tambahan Bansos Rp400.000 dan Beras 20 Kg

KPM BPNT maupun plus PKH akan mendapatkan bantuan ekstra senilai Rp400.000 untuk dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025.

Bansos ini merupakan tambahan dari bantuan reguler yang biasanya disalurkan per triwulan, dalam hal ini untuk periode April–Juni 2025. Penyaluran bantuan tambahan ini direncanakan mulai berlangsung pada bulan Juni.

Selain bantuan tunai, pemerintah juga akan menyalurkan beras 10 kg untuk bulan Juni dan 10 kg lagi untuk bulan Juli, sehingga totalnya mencapai 20 kg per KPM dalam dua bulan.

Baca Juga: 5 Drama Korea yang Akan Segera Tayang Juni 2025, Salah Satunya Dibintangi Jeon Yeo Bin

Penyesuaian Data dan Validasi KPM

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui hasil pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terdapat 1,9 juta keluarga yang dinyatakan tidak lagi layak menerima bansos (inclusion error). Dari jumlah tersebut, 616 ribu merupakan penerima PKH dan 1,2 juta lainnya adalah penerima BPNT.

Sebagai gantinya, pemerintah akan mengganti penerima yang tidak layak tersebut dengan keluarga yang sebenarnya berhak namun belum pernah menerima bantuan (exclusion error). Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

Terkait mekanisme penyaluran, penebalan bansos akan disesuaikan dengan metode penyaluran sebelumnya. Bagi KPM yang selama ini menerima bantuan melalui kartu KKS, maka penyaluran tambahan pun akan dilakukan melalui KKS.

Baca Juga: Catat! Ini 10 Syarat Tempat Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Jelang Idul Adha

Sementara itu, untuk KPM yang biasa menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia, maka kemungkinan besar distribusi bantuan tambahan juga akan dilakukan lewat jalur tersebut.

Apakah Ini Penyebab Bantuan Tahap 2 Belum Cair?

Sejumlah KPM melaporkan bahwa bantuan reguler tahap kedua untuk program PKH dan BPNT hingga awal Juni 2025 belum juga cair.

Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah keterlambatan pencairan disebabkan oleh rencana penebalan bansos?

Baca Juga: Dinobatkan sebagai 50 Orang Terkaya di Jepang Tahun 2025, Begini Strategi Bisnis CEO UniqloTadashi Yanai

Dari pantauan data di sistem SIKS-NG, diketahui bahwa untuk bantuan BPNT keterangan SP2D belum menunjukkan status "SI", sementara untuk PKH, meski sudah ada status "rekening berhasil", namun kolom SP2D masih kosong.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, bantuan baru akan cair setelah status SP2D menyatakan "SI". Oleh karena itu, kemungkinan besar pencairan bantuan reguler akan dibarengi dengan penyaluran bantuan tambahan atau setidaknya dalam waktu yang berdekatan.

Munculnya Bukti Penarikan Dana

Pada 3 Juni 2025, sejumlah bukti penarikan dana (slip ATM/stroke) mulai beredar di media sosial. Beberapa KPM menunjukkan pencairan sebesar Rp1 juta di Bank Syariah Indonesia dan Rp590.000 di Bank Mandiri.

Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu! Tanaman Herbal Biji Kelor Indonesia yang Kini Banyak Dilirik hingga Diekspor Berbagai Negara

Meski demikian, masih banyak KPM yang belum menerima dana apa pun dan saldonya tercatat nol. Kemensos sebelumnya telah mengumumkan bahwa pencairan akan dilakukan secara bertahap mulai 28 Mei 2025.

Diduga pencairan tahap awal ditujukan untuk KPM PKH murni, mengingat penebalan bansos hanya menyasar KPM penerima BPNT.

Namun, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo atau penarikan dana sebelum adanya informasi resmi.

KPM disarankan menunggu instruksi dari pendamping sosial atau informasi terbaru dari sistem SP2D, serta undangan resmi jika penyaluran dilakukan lewat kantor pos.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.