Pilih Mobil BBM atau Beralih ke Mobil Listrik? Begini Perbedaannya

Ilustrasi perbandingan mobil listrik dengan mobil BBM.
Ilustrasi perbandingan mobil listrik dengan mobil BBM.

AYOJAKARTA.COM - Sejak Pemerintahan Jokowi Ma'ruf Amin pengembangan mobil listrik terus didorong guna menjadi solusi dari isu pencemaran bahan bakar dari kendaraan berbasis BBM.

Pemerintah telah mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat agar mengkonversi kendaraan berbasis BBM menjadi kendaraan berbasis listrik, seperti mobil listrik.

Pemerintah juga sudah menganggarkan biaya untuk pembangunan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sebagai tempat pengisian sumber daya mobil listrik.

Baca Juga: Sudah SIap Beralih ke Kendaraan Listrik? Pemerintah Keluarkan Aturan Konversi Gantikan Kendaraan Konvensional

Namun masih banyak pertimbangan masyarakat untuk memutuskan beralih dari kendaraan berbasis BBM menjadi kendaraan berbasis listrik.

Dilansir YouTube Teknologi Populer, berikut informasi mengenai perbandingan antara mobil listrik dengan mobil BBM.

1. Cara kerja

Mesin pada mobil berbasis BBM menghasilkan tenaga dari proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar.

Proses pembakaran ini melibatkan banyak komponen seperti busi dan sistem pelumasan dan pendinginan.

Baca Juga: Tak Perlu Ragu Berkendara Pakai Motor Listrik, Intip Yuk Kelebihan Motor Listrik untuk Kamu

Sementara pada mobil listrik jauh lebih sederhana, listrik DC dari baterai diubah dulu menjadi AC 3 fase oleh inverter.

Listrik AC 3 fase ini digunakan untuk menggunakan mobil listrik.

2. Torsi dan daya yang dihasilkan

Untuk efisiensi dan daya yang dihasilkan, mesin mobil listrik tidak membutuhkan transmisi yang kompleks dan kecepatan dapat langsung dikontrol dari mesin.

Sedangkan pada mobil BBM, mesin pembakaran dalam tidak dapat dioperasikan melebihi rentang kecepatan tertentu.

Oleh karena itu, dibutuhkan mekanisme transmisi yang kompleks untuk mengontrol kecepatannya.

Baca Juga: Cek Deretan Mobil Listrik Paling Irit, Ada yang Seharga Motor Lho!

Mobil listrik juga dapat menghasilkan torsi yang besar meski baru dihidupkan karena responnya yang cepat dan seketika.

Sedangkan pada mesin pembakaran dalam, akan kesusahan pada RPM yang rendah.

Motor DC diperlukan untuk membawa mesin ke RPM yang optimal pada saat mesin dihidupkan.

3. Jarak tempuh

Mobil listrik memiliki jarak tempuh yang terbatas sesuai dengan kapasitas baterai yang dipakainya.

Ada mobil listrik yang bisa saja dipakai jarak jauh seperti Tesla, namun tentunya dibanderol dengan harga yang mahal.

Baca Juga: Info Loker Terbaru Jakarta 2022 untuk Lulusan SMK Posisi Teknisi Listrik di Kensign Jaya Mandiri, Klik di Sini

4. Pengemasan energi dan dampaknya

Untuk mobil BBM kepadatan energi sangat besar jadi membutuhkan tangki yang cukup besar.

Sedangkan mobil listrik, baterai lithium ion tidak memiliki kepadatan energi sebesar itu.

Hal itu menyebabkan tempat penyimpanan baterai yang dibutuhkan mobil listrik sangatlah besar.

Baterai ini disimpan di bagian dasar mobil dan tersebar rata, sehingga menyebabkan bobot mobil menjadi berat.

Meskipun dapat menyebabkan koefisien gesek mobil dengan aspal dapat berkurang.

Namun di sisi lain hal ini dapat menciptakan kestabilan yang lebih karena peletakannya cukup rendah mendekati titik gravitasi.

Kemasan baterai juga dapat masalah yaitu menghasilkan panas yang cukup besar sehingga dibutuhkan pendingin liquid.

Baca Juga: Mulan Jameela Viral Setelah Kritik Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik, Ngaku Wakili Emak-emak

5. Lebih hemat mana?

Untuk menempuh jarak 100 km mobil listrik membutuhkan daya listrik 20 kWh dengan biaya Rp1.647/kWh.

Artinya pengendara mobil listrik hanya mengeluarkan Rp32.940 untuk menempuh jakarta-Purwakarta.

Berbeda dengan mobil berbahan bakar minyak bisa mengeluarkan biaya bensin hingga lebih Rp50 ribu dengan jarak tempuh yang sama.

Saat macet mesin mobil BBM tetap menghabiskan bahan bakar sehingga lebih boros.

Berbeda dengan mobil listrik yang tidak akan memakan daya listrik jika dalam keadaan macet.

6. Perbedaan harga

Dalam PP No. 55 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai untuk transportasi jalan, pemerintah siapkan insentif untuk mobil listrik.

Baca Juga: Motor Listrik Mirip Scoopy yang Cocok untuk Mejeng, Berapa Harganya?

Terdapat insentif fiskal maupun non fiskal untuk mobil listrik yang setidaknya dapat mengurangi harga mobil listrik.

Jika tanpa insentif, harga mobil listrik 50% lebih mahal dibanding mobil BBM.

Namun dengan adanya insentif harga mobil listrik bisa sedikit lebih mahal dibanding mobil BBM.

Dari informasi ini bisa dijadikan pertimbangan pilihan untuk mengkonversi mobil BBM menjadi mobil listrik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mobil listrik
# perbedaan
# BBM
# kendaraan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.