Kartu Prakerja Gelombang 48: Tips Lolos Seleksi, Pantengin Nomor 9

Kartu Prakerja Gelombang 48 segera dibuka. Simak tips lolos seleksi pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48
Kartu Prakerja Gelombang 48 segera dibuka. Simak tips lolos seleksi pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48

AYOJAKARTA.COM – Kartu Prakerja Gelomban 48 bakal segera dibuka. Silakan simak tips lolos seleksi di bagian bawah artikel ini.

 Lho, kok yakin benar kalau Kartu Prakerja Gelombang 48 akan dibuka? Kan belum ada penjelasan resmi dari Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dan juga pemerintah.

Tenang, menurut keterangan dari Komite Cipta Kerja, pemerintah sudah menyediakan alokasi dana tambahan untuk melangsungkan program itu sampai akhir tahun. Tentu itu berarti bakal ada pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 48 karena para peserta Gelombang 47 yang lolos seleksi baru saja diumumkan.

Yuk langsung cek SMS, e-mail, dan dashboard akun Kartu Prakerja kamu sekarang! Buat kamu yang lolos, segera beli pelatihan pertama ya karena batas waktu pembelian pelatihan di tahun ini untuk semua gelombang adalah 30 November 2022.

Demikian pegumuman dari akun Instagram Kartu Prakerja, @prakerja.go.id, beberapa hari lalu. Jadi, tinggak menunggu waktu saja pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 bakal diumumkan oleh Manajemen Pelaksana Program tersebut.

Lantas kapan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 akan dibuka dan bagaimana tips lolos seleksi peserta program tersebut?

Nah, sebelum kita bahas perkiraan pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 dan tips lolos seleksi, kita simak dulu kabar gembira untuk yang belum pernah ikutan.

Baca Juga: 10 Pesan Cinta Kiai Maimoen Zubair: Nomor 7 Jangan Bersedih Kata Mbah Moen

Berlanjut Pada 2023

Pemerintah sudah menjanjikan program Kartu Prakerja bakal berlanjut pada tahun depan. Namun, karena pandemi Covid-19 sudah melandai sejak beberapa waktu, program itu akan menggunakan skema normal.

Tahun depan, program Kartu Prakerja bakal fokus untuk meningkatkan skill dan produktivitas angkatan kerja. Bantuan tersebut dalam bentuknya biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan insentif pasca pelatihan dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.

“Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menko Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Cipta Kerja dalam Rapat Komite Cipta Kerja menyampaikan hal itu di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Senin 3 Oktober 2022.

Kalian sudah tahun belum Komite Cipta Kerja itu apa?

Komite Cipta Kerja dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja. Lembaga ini memiliki tugas untuk merumuskan kebijakan dan mengendalikan program Kartu Prakerja.

Bertindak sebagai Ketua Komite adalah Menko bidang Perekonomian dengan Wakil Ketua adalah Kantor Staf Kepresidenan. Yang termasuk dalam anggota Komit Cipta Kerja adalah:

  • Menteri Keuangan
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
  • Menteri Ketenagakerjaan
  • Menteri Perindustrian
  • Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  • Menteri Dalam Negeri.

Dalam rapat tersebut, para anggota komite sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023 dan akan melanjutkan skema semi bansos hingga akhir Q4-2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.

“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” ungkap Menko Airlangga seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian.

GUs BahaBaca Juga: Dahsyatnya Surat Al Mulk atau Tabarok yang Bisa Bebaskan dari Siksa Kubur Kata Gus Baha Murid Mbah Moen

Nah, sudah jelas ya penjelasan Menko Airlangga bahwa Kartu Prakerja akan berlanjut sampai akhir tahun. Hal itu tentu bisa disimpulkan bahwa Kartu Prakerja Gelombang 48 bakal dirilis pemerintah.

Untuk pelaksanaan Kartu Prakerja pada 2023, Menko Airlangga meminta seluruh pihak agar dapat mulai melakukan persiapan serta sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait adanya berbagai perubahan mengingat skema normal akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2023.

Selanjutnya terkait dengan pelaksanaan skema normal tersebut, pada tahun 2023 Pemerintah akan melakukan penyesuaian besaran bantuan yang diterima peserta senilai Rp4,2 juta per individu.

Berikut ini rincian bantuan yang akan diterima yakni bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei.

Selain itu, Menko Airlangga juga menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja tersebut akan diimplementasi secara online, offline, maupun bauran serta memungkinkan bagi penerima bantuan sosial dari kementerian/lembaga lainnya seperti Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, atau Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dapat menerima manfaat dari Program Kartu Prakerja.

Baca Juga: Gus Baha, Murid Kinasih Mbah Moen, Bercerita Ketika Malaikat Izrail Hendak Mencabut Nyawa Nabi Ibrahim

Terakhir, guna mendukung pelaksanaan skema normal tersebut, Komite Cipta Kerja juga meminta kerja sama dan pendampingan antara Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepolisian Republik Indonesia dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja yang sudah berlangsung sejak tahun 2020 agar tetap dilanjutkan.

Sebagai informasi, tercatat pada tahun 2022, Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat bagi 3,46 juta penerima dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan total penerima sejak awal pelaksanaan program hingga mencapai 14,9 juta penerima.

Berdasarkan jumlah peserta tahun 2022 tersebut, sebanyak 53,6% diantaranya berasal dari 212 kabupaten/kota target penurunan kemiskinan ekstrem serta mencakup calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tips Lolos Seleksi

Sekarang kita bahas  tentang tips lolos seleksi saat melakukan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48:

  1. Langkah pertama, kalian harus bikin akun Kartu Prakerja di laman prakerja.go.id.
  2. Setelah dapat akun Prakerja, silakan login deh.
  3. Selanjutnya, kalian akan diarahkan ke kolom isian identitas yakni Kartu Tanda Penduduk. Hati-hati dalam mengisi Nomor Induk kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, dan juga tanggal lahir.
  4. Saran kami, kalian harus cek dua kali isian itu untuk memastikan data yang diinput sudah sesuai. Setelah yakin tak ada kesalahan, klik Lanjut.
  5. Perhatikan juga, nama lengkap kalian dan nama ibu kandung harus sesuai dengan yang terdaftar di KK.
  6. Kalau ternyata ada ketidaksesuain data, silakan hubungi Dukcapil melalui telepon 1500537, Whatsapp/SMS 08118005373, email [email protected], atau kunjungi kantor Dukcapil terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut
  7. Langkah berikutnya, verifikasi foto e-KTP. Kalian harus mengambil foto dari telepon selular. Jika kamu mengakses dengan komputer, segera lanjutkan pendaftaran melalui browser HP, ya!
  8. Ini yang juga penting. Saat mengunggah foto KTP, perhatikan ketentuan yang tercantum agar proses verifikasi e-KTP kamu berjalan lancar.
  9. Jika data yang kamu masukkan sudah sesuai, langkah berikutnya adalah verifikasi nomor handphone. Kalau sudah muncul keterangan, klik ‘Kirim OTP’.
  10. Selanjutnya, masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke No HP kamu. Klik Kirim OTP. Isi Pernyataan Pendaftar sesuai dengan kondisi kamu. Jika sudah selesai klik ‘Oke’.
  11. Berikutnya, kamu wajib melakukan Tes Motivasi & Kemampuan Dasar. Setelah muncul pemberitahuan, klik ‘Mulai Tes’. Nah, kalian harus cermat dalam mengisi jawaban. Jangan terburu-buru, tetapi juga jangan lambat karena ada batas waktunya.
  12. Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 kamu sedikit lagi selesai dan kamu tinggal ikut seleksi Gelombang. Kemudian Pilih Gelombang yang sesuai dengan domisili kamu, lalu klik Gabung.
  13. Selanjutnya akan muncul konfirmasi pilihan Gelombang Kartu Prakerja kamu yakni 46. Bila sudah sesuai, klik Gabung. Akan muncul Persetujuan Prakerja yang berisi beberapa pernyataan. Kamu harus klik Saya Menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.
  14. Nah, tahap pendaftaran kamu selesai! Selanjutnya kamu akan menerima notifikasi kelolosan melalui SMS dan email setelah penutupan pendaftaran Gelombang Prakerja Gelombang 48.

Lantas, kapan dong pembukaan pendaftara Kartu Prakerja Gelombang 48. Menurut catatan AYOJAKARTA, pendaftaran gelombang baru biasanya paling lambat sekitar 2 minggu setelah pengumuman peserta yang lolos seleksi gelombang sebelumnya.

Baca Juga: Ini Aturan Baru Bikin Surat Izin Mengemudi: SIM C Rp100 Ribu, SIM A Rp120 Ribu

Kalian yang belum lolos seleksi Kartu Prakerja Gelombang 48, kalian dapat ikut Gelombang 49 karena program semi bantuan sosial (Basos) ini kemungkinan terus berlanjut sampai akhir 2022..

Demikian artikel mengenai tips lolo seleksi pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 serta kelanjutan program tersebut pada 2023.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tips lolos seleksi
# Kartu Prakerja Gelombang 48
# insentif
# seleksi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.