AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini produk kenamaan dunia Balenciaga tengah heboh diperbincangkan publik karena berhasil tuai kontroversi.
Balenciaga tuai kontriversi karena dituduh lakukan eksploitasi anak pada kampane produk baru miliknya.
Bahkan, kontroversi yang dituai oleh Balenciaga tersebut berhasil membuat publik merasa marah. Kampanye iklan tersebut adalah kampanye BDSM produk musim semi 2023 Balenciaga.
Baca Juga: Haha! Kaesang Pangarep Dipaksa Endorse Produk Kecantikan Sang Kakak, Warganet: Mbak Ayang Kapok !
Akun TikTok @kudotid menampilkan sebuah video yang menceritakan kontroversi Balenciaga yang tengah ramai.
Pasalnya, kampanye produk BDSM milik Balenciaga yang tengah beredar tersebut menampilkan foto seorang anak yang memegang tas tangan berbentuk boneka beruang.
Publik mempermasalahkan foto tersebut karena tema yang dipilih adalah tema dewasa dan dianggap tidak senonoh.
Baca Juga: Gebyar Yamaha Akhir Tahun, Nikmati Produk Original Yamaha Dengan Harga Spesial
Pada awalnya Balenciaga merilis kampane koleksi terbaru mereka yaitu The Gift yang ternyata justru membuat para warganet baik di dalam dan di luar negeri merasa marah.
Kamapane tersebut dinilai warganet terlalu mengeksploitasi anak-anak.
Diketahui bahkan pihak Balenciaga menambahkan Undang-Undang Mahkamah Agung pada kampanyenya tersebut.
Tak ayal hal tersebut justru menuai cibiran dan kritikan pedas dari mulai para pecinta fashion, selebritis, bahkan para politikus.
Pihak Balenciaga diketahui sudah melakukan permintaan maaf pada akun instagram resmi miliknya dan telah menghapus kampanye iklan miliknya tersebut.
Namun, pihak Balenciaga justru berbalik menuduh jika perusahaan produksi dan desainerlah yang terlibat dan melakukan kesalahan atas tindakan kelalaian.
Bahkan Balenciaga mengaku jika foto-foto kampanye iklan yang beredar tersebut ditempatkan tanpa sepengetahuan pihak mereka.
Namun, justru banyak warganet yang mengira pihak Balenciaga sedang berusaha cuci tangan atas kasus dugaan eksploitasi tersebut.
Dikutip dari CBS News Pada Jumat, 2 Desember 2022, diketahui kini pihak Balenciaga justru menggugat kedua agensinya yaitu North Six dan Nicholas Des Jardins sekitar Rp393,15 miliar.
Balenciaga mengungkapkan jika yang betanggung jawab adalah North Six selaku perusahaan produksi yang disewanya dan Nicholas Des Jardins yang mengatur desianer.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Perseteruan dr Richard Lee dengan Kartika Putri, Diawali dari Review Produk
Hal tersebut juga diungkapkan pihak Balenciaga secara resmi pada press release yang di unggah Senin, 29 November 2022 lalu pada akun Instagram resmi @balenciaga.
“Kami ingin membahas kontroversi seputar kampanye iklan kami baru-baru ini. Kami sangat mengutuk pelecehan anak, bukan niat kami untuk memasukkannya ke dalam narasi kami,” tulisnya.
“Dua kampanye iklan terpisah dalam pertanyaan mencerminkan serangkaian kesalahan menyedihkan yang menjadi tanggung jawab Balenciaga,” imbuhnya.
Dalam press release-nya Balenciaga juga tak luput untuk meminta maaf atas kampanye iklannya.***

Share this article
Produk kenamaan dunia Balenciaga tengah heboh diperbincangkan publik karena berhasil tuai kontroversi.