KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Sebagai pusat konservasi, penelitian dan wisata edukasi, Kebun Raya Bogor terus melakukan beragam inovasi untuk ikut ambil bagian dalam mencerdaskan masyarakat.
Teranyar, pihak Kebun Raya Bogor mulai melakukan digitalisasi terhadap sejumlah pohon dan tanaman lewat sistem KTP pohon dengan menggunakan sistem barcode.
Asisten Menejer Konservasi Kebun Raya Bogor Junaedi mengatakan, setidaknya ada sekitar 5000 lebih jenis pohon dan tanaman yang sudah didata melalui KTP pohon dengan sistem barcode.
"Dari 15 ribu jenis pohon dan tanaman yang ada Kebun Raya Bogor, setidaknya sudah ada 5000 yang sudah kami lakukan digitalisasi lewat KTP pohon berbasis barcode," katanya kepada awak media Rabu 6 September 2021.
Secara umum, hampir semua tanaman, pohon dan tumbuhan yang ada di Kebun Raya Bogor sudah dilakukan identifikasi lewat KTP pohon. Namun baru sekitar 5000 pohon yang sudah didata melalui sistem digitalisasi KTP pohon barcode.
"Sebenarnya hampir semua pohon yang ada di Kebun Raya Bogor sudah kami data. Hanya saja sistemnya masih manual. Masih menggunakan papan nama. Karena saat ini zaman semakin canggih, jadi kami mencoba lakukan digitalisasi data lewat KTP pohon berbasis barcode ini," bebernya.
Penerapan digitalisasi KTP pohon berbasis barcode scanner itu dilakukan, untuk memudahkan pengunjung untuk mengenali jenis-jenis pohon yang ada di Kebun Raya Bogor.
"Jadi untuk mengetahui jenis dan asal usul pohon yang ada di Kebun Raya Bogor, masyarakat cukup melakukan scanning barcode yang ada di KTP pohon kami. Nanti di sana semua informasi tentang pohon tersebut akan keluar. Jadi langsung terhubung ke situs resmi kami informasinya," paparnya.
Setidaknya ada sejumlah informasi penting yang akan keluar, saat masyarakat melakukan scanning barcode terhadap pohon yang ada di Kebun Raya Bogor.
"Mulai dari jenis pohon, spesies pohon, asal pohon, penjelasan tentang pohon hingga manfaat dari pohon, akan keluar secara otomatis saat masyarakat melakukan scanning barcode pada KTP pohon elektronik ini," ungkapnya.
Pihaknya menargetkan, pada 2021 ini setidaknya akan ada 8000 pohon yang sudah harus terdata dalam KTP pohon elektronik berbasis barcode tersebut.
"Kalau target kami, minimal dalam satu tahun kami bisa melakukan pendataan terhadap 5000 ribu pohon. Jadi satu tahun harus sudah ada 5000 pohon yang telah digitalisasi lewat KTP pohon barcode ini," tutupnya. (Yogi Faisal)
Foto: Asisten Menejer Konservasi Kebun Raya Bogor Junaedi saat menjelaskan tentang KTP pohon berbasis barcode. (Yogi Faisal)
Share this article
Kebun Raya Bogor mulai melakukan digitalisasi terhadap sejumlah pohon dan tanaman lewat sistem KTP pohon dengan menggunakan sistem barcode