CIAWI, AYOJAKARTA.COM -- Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada masyarakat khususnya yang akan merayakan malam pergantian tahun baru di Puncak Cisarua Bogor, agar tidak merayakannya.
Menurut Ade, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar dan Satpol PP akan melaksanakan operasi gabungan di jalur Puncak Bogor.
"Tujuannya guna mempersiapkan pengamanan menjelang pergantian tahun baru malam nanti," katanya, Kamis (31/11/2020).
Sejauh ini beberapa keputusan sudah diambil Pemkab Bogor yakni sejak dari malam Natal melarang agar tidak ada keramaian.
"Begitu juga di pergantian malam tahun baru ini tidak boleh ada perayaan. Artinya kalau pun ada kegiatannya dibatasi hingga pukul 19.00 WIB," tegas Ade.
Pihak Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sendiri tidak akan sungkan melakukan tindakan tegas kepada pengunjung yang melakukan kerumunan, seperti membubarkannya.
"Mereka para petugas ini akan bertugas hingga sampai pagi. Adapun mengenai jalur Puncak kita tidak akan menutup secara total sebab khawatir akan terjadi kemacetan. Makanya petugas akan melakukan sistem tutup buka," terang Ade.
Sementara itu, kata Ade, jika ada terbukti hotel yang tetap mengadakan acara perayaan malam tahun baru pihak terkait yakni Satpol PP akan melakukan pembubaran.
"Jika ada yang ngotot tetap melaksanakannya kita akan berikan saksi berupa denda atau sanksi sosial sesuai aturan berlaku. Mudah-mudahan dengan kegiatan operasi ini ada penurunan cukup drastis. Sebab kemarin saja sebelum Natal ada penurunan sekitar 40 persen dan setelah natal 60 persen," jelasnya.

Share this article
Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada masyarakat khususnya yang akan merayakan malam pergantian tahun baru di Puncak Cisarua Bogor, agar tidak merayakannya.