AYOJAKARTA.COM - Pemerintah telah menyiapkan tiga program untuk meningkatkan kesejahteraan pendudukan Indonesia.
Program Dukungan Kesejahteraan 2026 ini memiliki tiga kategori yaitu program 0 persen kemiskinan, program universal, dan program afirmasi.
Ketiga program tersebut nantinya akan menjangkau seluruh penduduk dari sejak balita hingga lansia.
Kebijakan di bidang kesejahteraan ini mencakup beberapa program prioritas pemerintah.
Mulai dari makan bergizi gratis (MBG), Sekolah Rakyat hingga Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Baca Juga: Peringatan BMKG: 7 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Ada Daerahmu?
Ada pula program yang sudah berjalan dan dilanjutkan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), sembako atau BPNT, KIP Kuliah, hingga Jaminan Hari Tua (JHT).
Presiden Prabowo Subianto sempat menegaskan, seluruh komponen pemerintah harus hadir untuk melindungi kelompok rentan dan memastikan pemerataan pembangunan.
Salah satu bentuknya yakni melalui rancangan APBN 2026 dengan misi mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.
“APBN adalah instrumen untuk mewujudkan ekonomi tangguh, mandiri, dan sejahtera,” ujar Prabowo, pada Agustus 2025 lalu.
Berikut adalah rincian dari Program Dukungan Kesejahteraan 2026:
1. Program 0 persen Kemiskinan
Program ini akan mencakup bantuan tunai, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, energi, transportasi, hingga bencana
- PKH: Rp75 ribu-Rp250 ribu perbulan dengan penerima 10 juta keluarga di desil 1-4
- Sembako: Rp200 ribu per bulan dengan penerima 18,3 juta keluarga di desil 1-5
Baca Juga: Terima Keluhan Warga soal Bau, Pramono Tidak Bisa Tutup Permanen RDF Rorotan, Alasannya...
- Bansos ATENSI: Rp2,4 juta per tahun dengan penerima 169.040 orang
- ATENSI YAPI: Rp200 ribu per bulan dengan penerima 270 ribu anak
- Bantuan Pemberdayaan: Pemberdayaan sosial Rp6,5 juta per tahun, Pemberdayaan KAT Rp14,6 juta per tahun dengan penerima 12.800 penerim manfaat
- Bantuan Permakanan: Lansia Rp900 ribu per bulan, disabilitas Rp900 per bulan dengan penerima 101 ribu lansia dan 36 ribu disabilitas
- Bantuan RST: Kurang lebih Rp21,3 juta per tahun dengan penerima 1.500 KPM
- Sekolah Rakyat: Rp4 juta per bulan dengan penerima 104 ribu siswa dari desil 1-2
- PIP: Rp37.500-Rp150 per bulan dengan penerima 21,1 juta siswa desil 1-4
- JKN: Rp42 ribu per bulan dengan penerima 86,8 juta orang desil 1-5
- Bantuan Bencana: Rp700 ribu per tahun dengan penerima 551.864 orang
- KIP Kuliah: Biaya hidup Rp800 ribu-Rp1,4 juta per bulan, UKT maks. Rp12 juta per semester dengan penerima 1,2 juta mahasiswa
- Subsidi & Kempensasi Listrik: Kurang lebih Rp100 ribu per bulan dengan penerima 86 juta RT pelanggan
- Subsido LPG: Kurang lebih Rp107 ribu per bulan per RT dengan penerima 62,7 juta RT
- Subsidi dan Kompensasi Solar: Kurang Lebih Rp268.112 per bulan dengan penerima 484.087 RT
- Kompensasi Pertalite: Kurang lebih Rp20.326 per bulan dengan penerima 22.787364 RT
- Diskon Tarif Kereta Api: Kurang lebih Rp64.235 per penumpang dengan penerima 3.583.098 penumpang
- Diskon Tarif Angkutan Laut: Kurang lebih Rp169.041 per penumpang dengan penerima 797.994 penumpang
2. Program Universal
Program ini terdiri dari MBG dan CKG.
- MBG: Kurang Lebih Rp390 ribu per bulan dengan penerima 82,9 juta siswa dan ibu hamil/ menyusui, dan balita
- CKG: Kurang lebih Rp655 ribu-Rp1,130 juta pemeriksaan dengan penerima 130,3 juta orang
Baca Juga: Warga Kembali Keluhkan Bau Menyengat dari RDF Rorotan
3. Program Afirmasi
Program ini dikeluarkan pemerintah untuk memperkuat sejumlah sektor.
- Magang S1 Fresh Graduate: Rp3,8 juta per bulan setara UMK dengan penerima 102 ribu peserta durasi enam bulan
- Sekolah Unggul Garuda: Rp9,5 juta per bulan dengan penerima 1.920 siswa (4 SUG Baru)
- Beasiswa LPDP: Luar negeri Rp1.081.146.000 per tahun, dalam negeri Rp128.406.250 per tahun dengan penerima 23.289 mahasiswa
- Subsidi Pupuk: Rp4.010.000 per tahun dengan penerima 11.690.000 petani
- Subsidi Bunga KUR: Rp6,6 juta per tahun dengan penerima 5.790.00 debitur
- Sertifikasi Halal Gratis: Rp230 per UMK dengan penerima 1.350 juta UMK.***

Share this article
Program Dukungan Kesejahteraan 2026 ini memiliki tiga kategori yaitu program 0 persen kemiskinan, program universal, dan program afirmasi.