AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali memperluas program bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Pada awal 2026 ini, jumlah penerima bansos beras yang sebelumnya ditargetkan sekitar 18 juta orang kini ditambah menjadi sekitar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dengan perluasan ini, total beras yang akan disalurkan mencapai 664,8 ribu ton.
Lantas kapan bansos beras ini akan dislurkan kepada KPM?
Kabarnya, bansos beras ini akan disalurkan untuk periode Februari dan Maret 2026.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Masing-masing KPM nantinya akan mendapat 10 kg per bulan, sehingga mereka akan menerima total 20 kg.
Untuk proses penyaluran, Rizal mengatakan akan dimulai pada pertengahan Maret 2026.
Bantuan pangan beras ini diputusan dari hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) di Jakarta (29/1/2026) yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Kemenko Perekonomian telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp11,92 triliun untuk pengadaan dan penyaluran bansos tersebut.
Kategori penerima yakni menyasar kepada masyarakat desil I-IV.
Bantuan sosial beras ini diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi jutaan keluarga di seluruh Indonesia yang selama ini rentan terhadap fluktuasi harga bahan pokok.***
Share this article
Bansos beras ini akan disalurkan untuk dua periode, yaitu Februari dan Maret 2026.