AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bansos tambahan berupa penebalan sebesar Rp400 ribu kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Hingga pertengahan Juni 2025, tercatat 78 persen dari total 18,3 juta KPM telah siap menerima bantuan tersebut, dengan proses transfer tinggal menunggu validasi rekening dari pihak penyalur.
Menurut Kementerian Sosial, update bansos Rp400 Ribu ini merupakan bagian dari kebijakan penebalan bantuan sembako yang menyasar dua kategori penerima, yaitu:
- KPM BPNT murni (penerima bantuan sembako tanpa kombinasi PKH)
- KPM kombinasi BPNT + PKH (penerima dua jenis bantuan sekaligus)
Penyaluran akan dilakukan bertahap melalui dua jalur utama, yakni kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan PT Pos Indonesia.
Untuk yang menyalurkan melalui KKS, pencairan dilakukan secara terpisah dari bantuan reguler. Sementara bagi penerima via PT Pos, akan mendapatkan tiga jenis bansos sekaligus: BPNT, PKH, dan penebalan Rp400 ribu.
Untuk mengecek apakah bantuan tambahan ini sudah masuk atau belum, KPM bisa memantau melalui aplikasi cek bansos atau menanyakan langsung ke pendamping sosial.
Pastikan juga rekening telah terverifikasi agar proses pencairan tidak terkendala. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap status KIS PBI (Kartu Indonesia Sehat - Penerima Bantuan Iuran).
Banyak KPM mengeluhkan kartu kesehatannya nonaktif secara tiba-tiba. Jika muncul keterangan “tidak aktif” atau “tidak ditanggung”, artinya bantuan telah dihentikan dan peserta harus beralih ke skema berbayar (BPJS kelas 1, 2, atau 3).
Desil Penentu Kelanjutan Bantuan
Kementerian Sosial kini menggunakan sistem desil kesejahteraan dari data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk menentukan kelayakan. Berikut ringkasan batasannya:
- PKH: Hanya diberikan kepada KPM dengan desil 1–4
- BPNT: Masih dapat diterima hingga desil 5
- KIS PBI: Hanya untuk penerima desil 1–5
Jika Anda berada di desil 6 ke atas, kemungkinan besar tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan bansos.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat yang merasa masih tergolong kurang mampu namun masuk desil tinggi untuk melapor ke pihak desa atau Dinas Sosial agar dilakukan pembaruan data.***
Share this article
Bansos tambahan Rp400 ribu disalurkan bertahap ke 18,3 juta KPM lewat KKS & PT Pos, cek status via aplikasi & pastikan rekening valid.