Kabar Baik! Inilah 4 Kriteria KPM yang Dijamin Terima PKH dan BPNT Tahap Kedua 2025

PKH dan  BPNT tahap 2 segera cair.
PKH dan BPNT tahap 2 segera cair.

AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang telah menerima pencairan bantuan tahap pertama di awal tahun 2025.

Berdasarkan informasi terbaru, pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua, yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni 2025, akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sesuai ketentuan baru, pencairan bantuan sosial kini dilakukan secara triwulanan atau setiap tiga bulan, baik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih maupun melalui PT Pos Indonesia.

Penyaluran dilakukan secara bertahap, dengan jadwal yang berbeda-beda di tiap daerah, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan merata.

Penting bagi seluruh KPM untuk memahami bahwa pencairan bantuan ini akan menyesuaikan dengan komponen yang dimiliki masing-masing keluarga.

Berikut ini adalah beberapa kategori KPM yang dijamin masih akan menerima bantuan pada tahap kedua tahun 2025:

Baca Juga: Perhatian! Dana PKH dan BPNT Tahap Kedua 2025 dengan Nominal Rp1.500.000 Segera Ditransfer

1. KPM dengan data kependudukan yang sudah padan

Kategori pertama mencakup KPM yang Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya telah terverifikasi dan padan dengan data Direktorat Jenderal Dukcapil. Ini merupakan syarat utama agar nama penerima dapat dieksekusi dalam sistem penyaluran bantuan oleh Kementerian Sosial RI.

Baca Juga: Sempat Error, Aplikasi SIKS-NG Kembali Normal! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Segera Dicairkan: Cek Jadwal dan Kriteria Penerima

2. KPM PKH dengan komponen aktif

Kategori kedua adalah keluarga yang masih memiliki anggota dengan komponen yang memenuhi syarat, seperti anak sekolah, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas berat, atau lanjut usia (lansia).

Baca Juga: Penting! Kemensos Bagikan 2 Kategori KPM yang Jadi Prioritas Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap Kedua 2025

3. KPM tanpa permasalahan data dan rekening

Kategori ketiga adalah mereka yang tidak mengalami kendala teknis dalam pencairan, seperti anomali rekening, kesalahan data pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), atau kegagalan transaksi pada tahap sebelumnya.

KPM yang pencairan tahap pertamanya lancar kemungkinan besar juga akan aman pada tahap kedua.

Baca Juga: Full Senyum! Aturan PKH 2025 Resmi Berubah: Bansos untuk Anak Usia Dini Diperluas hingga di Bawah 7 Tahun!

4. KPM yang lolos verifikasi bulanan

Kategori terakhir adalah KPM yang telah lolos verifikasi kelayakan yang dilakukan secara berkala setiap bulan oleh pemerintah pusat.

Selama hasil verifikasi menyatakan masih layak, maka mereka akan terus menerima bantuan sesuai jadwal.

Proses verifikasi ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan hanya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dengan demikian, KPM yang termasuk dalam kategori-kategori di atas dapat mulai bersiap untuk menerima pencairan bantuan sosial tahap kedua yang akan dilakukan dalam waktu dekat untuk alokasi bulan April hingga Juni 2025.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kriteria
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.