Kenapa Harga Jual BBM Non Subsidi Berbeda-beda di Sejumlah Wilayah? Simak Penjelasannya di Sini

Ilustrasi, pemerintah secara resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada 4 Januari 2023.
Ilustrasi, pemerintah secara resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada 4 Januari 2023.

AYOJAKARTA.COM – Sejak 4 Januari 2023 lalu, pemerintah secara resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.

BBM jenis Pertamax yang semula di pasaran Ibukota dihargai Rp13.900 per setiap liter, maka mulai pukul 14 tanggal 4 Januari lalu menjadi Rp12.800.

Dilansir dari laman mypertamina, penurunan BBM tersebut merupakan dampak dari turunnya harga minyak mentah di pasaran internasional ke angka 79 per setiap barel.

Perubahan harga BBM non subsidi-pun mendapat beragam tanggapan dari masyarakat yang selama ini menggunakan jenis bahan bakar tersebut.

Baca Juga: Cek Fakta: Harga Pertalite Segera Turun Menyusul Pertamax dan BBM Lain?

Namun demikian, di sejumlah daerah lain di Indonesia, perubahan harga ke angka Rp12.800 per liter tersebut tidaklah sama.

Adanya perbedaan atau selisih harga BBM non subsidi antara satu daerah dengan daerah lain, bagi masyarakat awam tentu melahirkan pertanyaan.

Sehubungan dengan harga BBM, mengapa antara satu daerah dengan daerah lain terdapat perbedaan harga? Inilah yang menjadi pertanyaan.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, dalam menentukan suatu kebijakan PT Pertamina (Persero) tidak terlepas dari peran pemerintah.

Baca Juga: Asyik, Harga BBM Turun! Cek Daftar Harga BBM Terbaru 2023 di Sini

Kenapa Harga Jual BBM Non Subsidi Berbeda-beda?

Untuk menentukan harga jual hingga sampai kepada setiap wilayah yang tersebar di Indonesia, Pertamina mempertimbangkan beberapa hal.

Biaya angkut transportir, karena tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah, maka beban biaya ini dibebankan kepada para konsumen.

Semakin jauh lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dengan lokasi kilang minyak, maka harga jual BBM juga akan semakin besar.

Meski demikian pemerintah tidak serta-merta lepas tangan dalam proses ini, tujuannya tidak lain agar masyarakat tidak terlalu terbebani.

Kualitas sama baik, sebelum didistribusikan ke pasaran setiap minyak yang akan masuk ke tangki pendam SPBU akan melewati sejumlah pemeriksaan.

Standar pemeriksaan yang wajib dilakukan para pengawas di SPBU antara lain pemeriksaan density minyak.

Baca Juga: Resmi Turun, Cek Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU Pertamina Per 3 Januari 2023 di Sini

Memastikan angka tera atau kuantitas takaran bahan-bakar dari kompartemen mobil tangki dengan menggunakan pasta minyak, sebelum dan sesudah pengisian.

Pertamina juga memberlakukan metode pengamanan pengiriman untuk menjamin kualitas bahan bakar dengan metode Sealed Delivery System atau SDS.

Dengan sistem ini, maka bisa dipastikan bahwa minyak yang dikirim dari kilang adalah minyak yang sama dengan yang diterima masyarakat melalui SPBU berlogo Pasti Pas.

Pasti Pas, adalah program Pertamina untuk memberikan penghargaan kepada SPBU yang menjalankan SOP sesuai ketentuan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BBM non subsidi
# bahan bakar minyak
# Pertalite
# Pertamax

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.