AYOJAKARTA.COM – Video Call atau panggilan video adalah bentuk komunikasi dua arah yang biasanya karena berjauhan.
Dengan metode ini semua pihak yang ada didalamnya bisa saling berjumpa seolah bertemu dan melihat langsung lawan bicara.
Setingkat lebih lengkap dari telepon biasa, karena memandang langsung sekaligus berinteraksi bukan melalui rekaman.
Pertemuan virtual ini bisa diikuti lebih dari dua perangkat, efektif bila digunakan sambil menunjukkan tempat atau objek sesuatu.
Baca Juga: Tingkatkan Kepuasan Pengguna, Fitur WhatsApp Terbaru Bisa Berbagi Layar Saat Lakukan Video Call
Namun belakangan komunikasi ini disalahgunakan karena marak penipuan dengan video call sebagai barang bukti.
Wajib waspada, jangan asal terima panggilan video khususnya dari nomor tidak dikenal guna hindari penipuan.
Modusnya adalah pemerasan dengan alur scam di video call seperti ini:
1. Pelaku melakukan panggilan dengan video kepada calon korban
2. Saat diterima, pelaku akan menunjukkan tindakan tidak senonoh
Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Video Call Grup Hingga 32 Orang, Bisa dari Chat Individual
3. Terang saja penerima telepon kaget dan biasanya justru memperhatikan apa sebenarnya yang tampak di layer penelpon.
4. Inilah kondisi yang diharapkan penelepon, jika calon korban menampakkan wajahnya, pelaku akan mengambil tangkapan layar/screenshot
5. Pelaku akan memanfaatkan hasil screenshot sebagai bukti untuk mengancam yang berujung pada tindakan poemerasan
Berikut tips terhindari dari scam di video call:
1. Pastikan hanya menerima video call dari nomor yang dikenal
2. Segera non-aktifkan kamera jika tidak sengaja menerima panggilan video atau siasati dengan putar layar belakang
3. Jika mengganggu, segera blokir nomor dan adukan ke aduannomor.id
Itulah kehati-hatian jangan asal terima video call dari nomor tidak dikenal dan jangan asal terima panggilan.***
Share this article
Marak penipuan setelah video call, mengingatkan agar tidak asal terima khususnya dari nomor tidak dikenal, ikuti tip terhindar dari scam.