4 Hal Toxic Keluarga yang Sering Dianggap Normal, Pernah Mengalaminya?

Ilustrasi. Keluarga
Ilustrasi. Keluarga

AYOJAKARTA.COM - Keluarga merupakan support system yang paling utama dan dianggap terbaik.

Namun, apa jadinya apabila dalam sebuah keluarga sering melakukan hal-hal toxic dan dianggap normal?

Hal toxic dalam keluarga yang dianggap normal ini bisa mempengaruhi kondisi mental anggota keluarga tidak terkecuali anak-anak.

Jika hal toxic ini tidak segera diatasi dan diperbaiki, dikhawatirkan bisa merusak fungsi sebenarnya dari keluarga itu sendiri.

Baca Juga: 9 Jenis Manusia Toxic yang Harus Segera Kamu Tinggalkan, Mereka yang Suka Bergosip Hingga Berlagak Menyuruhmu Tenang

Lantas, apa saja sih hal toxic dalam keluarga yang sering dianggap normal?

Dikutip dari akun Instagram @insightme.id, berikut ini 4 hal toxic dalam keluarga yang sering dianggap normal.

1. Wajib setuju dan tidak boleh ada perbedaan paham

Hal toxic dalam keluarga yang dianggap normal pertama yaitu harus selalu setuju dan tidak boleh ada perbedaan.

Dalam keluarga seringkali memaksakan tiap orang untuk selalu berada dalam pendapat dan paham yang sama.

Jika ada anggota keluarga lain yang tidak setuju maka akan dianggap tidak sopan, padahal adanya perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar terjadi.

Baca Juga: 5 Tanda Cowok Toxic yang Harus Dijauhi, Jangan Mudah Dirayu!

2. Tidak menghargai privasi

Hal toxic dalam keluarga yang dianggap normal kedua yaitu tidak menghargai dan sering melewati batas,

Setiap orang pasti memiliki privasinya masing-masing yang tidak ingin diusik ata diganggu oleh orang lain.

Namun dalam keluarga selalu menganggap tidak adanya privasi dan menganggap hal yang wajar untuk melanggar dan melewati batas privasi anggota keluarga yang lain.

3. Keluarga mengetahui apa yang terbaik

Hal toxic dalam keluarga yang dianggap normal selanjutnya yaitu mereka selalu menganggap bahwa keluarga mengetahui apa yang terbaik.

Keluarga selalu menganggap bahwa apa yang disarankan dan dilakukan kepada kita adalah hal yang terbaik.

Faktanya, kitalah yang menjalaninya dan bahwa kitalah yang paling tahu dan mengenal kebutuhan diri sendiri.

Baca Juga: Alasan Sudah Rajin Ibadah dan Berpendidikan Tinggi tapi Hatinya Masih Toxic, Begini Cara Mengatasinya

4. Membiarkan masalah dalam keluarga

Salah satu hal toxic dalam keluarga yang sering dianggap normal yaitu selalu membiarkan masalah yang terjadi dalam keluarga.

Tak jarang keluarga seringkali membiarkan dan konflik yang ada dan tidak mencari solusinya sehingga akan dibiarkan berlalu begitu saja.

Mereka menganggap wajar hal tersebut dan bersikap seolah baik-baik saja sehingga membuat suasana menjadi tidak nyaman dan aman.

Syanganya 4 hal ini masih banyak dilakukan dalam keluarga sehingga membuat anggota keluarga yang lain tumbuh menjadi pribadi yang terluka dan tidak berharga.

Itulah tadi informasi mengenai 4 hal toxic dalam keluarga yang sering dianggap normal. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# toxic
# keluarga

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.