AYOJAKARTA.COM -- Toleransi atau sikap menghargai perbedaan merupakan hal baik yang perlu dimiliki dan dijaga setiap manusia dalam menjalin hubungan.
Dengan berbekal sikap dan prinsip toleransi tersebut, maka kunci penting dalam kehidupan antar pribadi ataupun di masyarakat bisa berjalan baik.
Namun demikian, terkadang dalam kenyataannya ada sejumlah perkara menyangkut sebuah hubungan dimana toleransi tidak dapat lagi diandalkan.
Baca Juga: Ide Menu Olahan Daging Rendang Bumbu Jawa Ala Chef Devina Hermawan untuk Idul Adha 2023!
Karena sikap membiarkan atau mentolerir dalam perkara-perkara tersebut justru akan bisa berdampak merusak perkembangan diri serta otak.
Membiarkan seseorang atau sesuatu yang bersifat merusak terhadap diri seseorang, adalah persoalan yang tidak boleh dibiarkan atau ditolerir.
1. Pekerjaan yang buruk
Pekerjaan buruk dimana seseorang dituntut untuk terus memberikan waktu dan tenaga serta fokus atas tumpukkan tugas yang tidak kunjung berakhir.
Pekerjaan buruk yang terus ditolerir akan membawa dampak kepada seseorang sehingga lambat laun mengubahnya menjadi bermental atau berkarakter racun.
2. Toxic Relationship
Hal kedua yang tidak bisa ditolerir dalam kehidupan atau menjalin suatu relasi sosial, baik pertemanan atau pernikahan adalah hubungan beracun atau Toxic Relationship.
Hubungan beracun adalah situasi dimana seseorang yang terlibat dalam sebuah hubungan melakukan pengkerdilan baik secara fisik maupun secara mental.
Seorang yang berkarakter seperti racun akan membuat harga diri dan pertumbuhan dari pasangan atau relasi mengalami penurunan.
3. Kebiasaan buruk
Ketiga, perkara yang tidak bisa ditolerir adalah membiarkan kebiasaan buruk terus-menerus menjadi bagian dari diri hidup.
Meskipun kebiasaan adalah suatu yang cukup sulit diubah, namun bukan berarti hal tersebut mustahil untuk dilakukan.
4. Kepalsuan
Hal keempat yang tidak bisa diberikan toleransi atau ditolerir dalam hubungan adalah hidup di dalam sebuah kepalsuan atau mendustai diri sendiri.
Sikap penuh dengan kepalsuan akan membuat seseorang menjadi manusia yang tidak berkarakter dan berkepribadian, sehingga hidup penuh dengan persoalan.
5. Pesimis
Hal kelima tidak bisa ditolerir adalah nilai buruk atau sesuatu yang bersifat negatif, baik yang datang dari luar diri terlebih datang dari dalam diri.
Baca Juga: BCA Mobile Error Lagi? Jangan Panik, Inilah 5 Solusi Mudah dan Alternatif Mengatasinya
Dengan membiarkan sifat semacam ini, seseorang akan menjadi pesimis, tidak percaya diri dan akan terus mempengaruhi setiap tindakan serta keputusan.
Dalam jangka waktu yang berkelanjutan, mentolerir sikap ini akan membuat seseorang akan menjadi sandera serta terpenjara dalam rasa takut buatannya sendiri.
6. Melecehkan harga diri
Keenam, hal yang tidak bisa ditolerir adalah membiarkan seseorang terus berperilaku tidak sopan, tidak menghargai atau bahkan melecehkan harga diri.
Rasa takut, perasaan lemah, atau malas berkonflik adalah sederet alasan yang sebaiknya diganti dengan mulai berdialog secara jujur atau meminta bantuan Pemegang Otoritas.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Sabtu, 10 Juni 2023 dari kanal Youtube Halaman Moeka.***(Karseno AJ)

Share this article
Toleransi atau sikap menghargai perbedaan merupakan hal baik yang perlu dimiliki dan dijaga setiap manusia dalam menjalin hubungan.