Sadarkah Kamu? Ini 6 Hal yang Tak Bisa Ditoleransi Dalam Kehidupan, Awas Bisa Jadi Toxic Relationship!

Ilustrasi Hal yang tak bisa ditoleransi dalam hidup
Ilustrasi Hal yang tak bisa ditoleransi dalam hidup

AYOJAKARTA.COM -- Toleransi atau sikap menghargai perbedaan merupakan hal baik yang perlu dimiliki dan dijaga setiap manusia dalam menjalin hubungan.

Dengan berbekal sikap dan prinsip toleransi tersebut, maka kunci penting dalam kehidupan antar pribadi ataupun di masyarakat bisa berjalan baik.

Namun demikian, terkadang dalam kenyataannya ada sejumlah perkara menyangkut sebuah hubungan dimana toleransi tidak dapat lagi diandalkan.

Baca Juga: Ide Menu Olahan Daging Rendang Bumbu Jawa Ala Chef Devina Hermawan untuk Idul Adha 2023!

Karena sikap membiarkan atau mentolerir dalam perkara-perkara tersebut justru akan bisa berdampak merusak perkembangan diri serta otak.

Membiarkan seseorang atau sesuatu yang bersifat merusak terhadap diri seseorang, adalah persoalan yang tidak boleh dibiarkan atau ditolerir.

1. Pekerjaan yang buruk

Pekerjaan buruk dimana seseorang dituntut untuk terus memberikan waktu dan tenaga serta fokus atas tumpukkan tugas yang tidak kunjung berakhir.

Pekerjaan buruk yang terus ditolerir akan membawa dampak kepada seseorang sehingga lambat laun mengubahnya menjadi bermental atau berkarakter racun.

2. Toxic Relationship

Hal kedua yang tidak bisa ditolerir dalam kehidupan atau menjalin suatu relasi sosial, baik pertemanan atau pernikahan adalah hubungan beracun atau Toxic Relationship.

Baca Juga: Selain Sate, Rendang, dan Sup, Daging Kurban juga Bisa Dijadikan Kuliner yang Bikin Ngiler, Ini Resepnya

Hubungan beracun adalah situasi dimana seseorang yang terlibat dalam sebuah hubungan melakukan pengkerdilan baik secara fisik maupun secara mental.

Seorang yang berkarakter seperti racun akan membuat harga diri dan pertumbuhan dari pasangan atau relasi mengalami penurunan.

3. Kebiasaan buruk

Ketiga, perkara yang tidak bisa ditolerir adalah membiarkan kebiasaan buruk terus-menerus menjadi bagian dari diri hidup.

Meskipun kebiasaan adalah suatu yang cukup sulit diubah, namun bukan berarti hal tersebut mustahil untuk dilakukan.

4. Kepalsuan

Hal keempat yang tidak bisa diberikan toleransi atau ditolerir dalam hubungan adalah hidup di dalam sebuah kepalsuan atau mendustai diri sendiri.

Sikap penuh dengan kepalsuan akan membuat seseorang menjadi manusia yang tidak berkarakter dan berkepribadian, sehingga hidup penuh dengan persoalan.

5. Pesimis

Hal kelima tidak bisa ditolerir adalah nilai buruk atau sesuatu yang bersifat negatif, baik yang datang dari luar diri terlebih datang dari dalam diri.

Baca Juga: BCA Mobile Error Lagi? Jangan Panik, Inilah 5 Solusi Mudah dan Alternatif Mengatasinya

Dengan membiarkan sifat semacam ini, seseorang akan menjadi pesimis, tidak percaya diri dan akan terus mempengaruhi setiap tindakan serta keputusan.

Dalam jangka waktu yang berkelanjutan, mentolerir sikap ini akan membuat seseorang akan menjadi sandera serta terpenjara dalam rasa takut buatannya sendiri.

6. Melecehkan harga diri

Keenam, hal yang tidak bisa ditolerir adalah membiarkan seseorang terus berperilaku tidak sopan, tidak menghargai atau bahkan melecehkan harga diri.

Rasa takut, perasaan lemah, atau malas berkonflik adalah sederet alasan yang sebaiknya diganti dengan mulai berdialog secara jujur atau meminta bantuan Pemegang Otoritas.

Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Sabtu, 10 Juni 2023 dari kanal Youtube Halaman Moeka.***(Karseno AJ)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pesimis
# toleransi
# toxic relationship

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.