Berkaca dari Kasus dr Qory, Ini 9 Ciri Pasangan Berpotensi Melakukan KDRT, Salah Satunya Posesif

Ilustrasi pasangan.
Ilustrasi pasangan.

AYOJAKARTA.COM — Kasus dr Qory yang viral di media sosial X memberikan pelajaran penting tentang kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Willy Sulistio, suami dr Qory Ulfiyah R, mengaku menyesal telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya. Ia juga mengaku bahwa dirinya sangat mudah terpancing emosi bahkan dengan hal-hal kecil.

"Saya menyesal telah memperlakukan istri saya dengan emosional. Saya juga mengakui bahwa saya sangat mudah terpancing emosi, bahkan dengan hal-hal kecil," kata Willy dikutip dari Suara.com, Sabtu, 18 November 2023.

Willy juga mengaku bahwa sejak peristiwa KDRT yang membuat istrinya kabur, ia langsung berjanji pada dirinya untuk tidak mudah emosi demi anak-anaknya.

Baca Juga: Pasangan AMIN Dilaporkan ke Bawaslu karena Dianggap Melanggar Aturan, Kenapa?

"Saya berjanji kepada diri saya sendiri untuk tidak mudah emosi lagi demi anak-anak saya," ujarnya.

Polisi telah menetapkan Willy sebagai tersangka dalam kasus KDRT terhadap dr Qory. Barang bukti yang ditunjukkan dalam kasus ini adalah dua buah pisau dapur panjang.

9 Ciri Pasangan Berpotensi Melakukan KDRT

Pasangan yang melakukan KDRT sebenarnya memiliki beberapa ciri-ciri yang bisa diantisipasi

Kekerasan dalam rumah tangga sering kali diidentifikasi dengan kekerasan fisik, namun pelecehan emosional juga dapat merusak hubungan pernikahan.

Sebuah studi yang dirilis di Ball Morse Lowe menyebutkan sedikitnya ada 9 tanda yang mungkin menunjukkan pasangan Anda berpotensi melakukan KDRT.

Baca Juga: Intip Kisah Cinta Tiga Pasangan Capres Peserta Pilpres 2024, Ada yang Berawan dari KKN

Berikut adalah daftarnya.

1. Bersikap kasar di depan orang lain: Menyindir atau mencaci-maki pasangan di depan teman atau keluarga, menciptakan isolasi sosial.

2. Posesif dan Pencemburu: Menuduh pasangan melakukan perselingkuhan dan mengontrol interaksi dengan teman dan keluarga.

3. Curiga : Curiga berlebihan terhadap tempat yang dikunjungi dan orang yang ditemui pasangan.

4. Memfitnah: Menyebar tuduhan palsu kepada teman-teman, majikan, atau bahkan polisi untuk memanipulasi pasangan.

5. Mengancam: Menggunakan ancaman untuk meninggalkan rumah dan menghalangi akses pasangan kepada anak-anak.

6. Merendahkan: Merendahkan pasangan dengan komentar merendahkan dan memberikan perintah seperti anak kecil atau pelayan.

7. Menghakimi: Menyudutkan pasangan, membuatnya merasa bersalah, dan meyakinkannya bahwa ia adalah penyebab masalah.

9. Dingin: Menahan kasih sayang dan menciptakan ketidakamanan emosional.

Baca Juga: 5 Trik Jitu Supaya Kamu Semakin Disayang Pasangan, Dijamin Dia Semakin Lengket!

Penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita dapat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, namun dalam banyak kasus wanita sering menjadi korban.

Tanda-tanda ini penting agar setiap pasangan dapat mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan dalam pernikahan mereka sedini mungkin.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dr Qory
# posesif
# pasangan
# KDRT

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.