AYOJAKARTA.COM - Apakah selama ini kamu punya masalah dengan pergaulan? Padahal secara fisik, kamu tidak memiliki kekurangan yang signifikan.
Kanal Youtube Psych2Go, menyebutkan 6 hal psikologis yang membuat kamu kurang menarik di mata orang lain.
1. Kurang tidur.
Tidak peduli berapa banyak kafein yang kamu minum, kurang tidur akan berdampak buruk pada segalanya.
Baca Juga: Sopir Ceritakan Kronologi Detik-Detik Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater
Hal ini bisa merusak kesan pertama bertemu seseorang.
Saat pertama kali bertemu seseorang, kamu memiliki sedikit informasi untuk memutuskan langkah selanjutnya.
Haruskah kamu mendekat atau mundur perlahan?
Sebagai manusia, pada awalnya kita mengandalkan penglihatan untuk memberikan penilaian awal yang cepat.
Jadi, jika kamu tampak seperti orang yang kuyu, orang akan enggan berfoto denganmu untuk diunggah di media sosial mereka.
Baca Juga: Tes IQ: Bisakah Kamu Mengetahui Tangki Mana yang akan Terisi Pertama? Jawab Dalam 12 Detik
Faktor daya tarik lainnya seperti penampilan yang sehat dan dapat dipercaya juga terkena dampaknya.
2. Bau badan.
Pernahkah kamu berpikir dari mana datangnya bau badan yang tak sedap? Ini berasal dari dalam DNA-mu.
Di dalam tubuhmu terdapat sesuatu yang disebut major histocompatibility complex atau MHC.
MHC adalah sekelompok gen yang melakukan pengkodean untuk membantu sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi bau badan.
Jadi, meskipun mandi dengan air kembang 7 rupa, itu tidak mengubah apapun.
Penelitian menemukan bahwa perempuan lebih tertarik pada laki-laki dengan MHC yang berbeda dengan mereka.
Hal ini dihipotesiskan mendorong variabilitas gen, sehingga sistem kekebalan tubuh lebih kuat.
3. Fokus berlebihan pada penampilan.
Kita semua ingin terlihat cantik dan tampan. Hanya saja, jangan biarkan itu berlebihan.
Tentu saja, pertemuan awal sangat dipengaruhi oleh daya tarik fisik, tapi itu hanya sesaat.
Tidak peduli seberapa keren penampilanmu, jika yang kamu pedulikan hanyalah citra diri, itu akan menjadi faktor yang menjijikkan.
4. Tidak bersikap rendah hati.
Saat kamu menang, apakah kamu yakin bahwa itu semua adalah karena diri kamu?
Atau apakah kamu menghargai orang-orang yang membantu kamu? Seperti teman, guru, keluarga, dan bahkan mungkin driver ojol yang mengantarkan makanan di penghujung malam.
Kerendahan hati, yang juga dikenal sebagai sikap rendah hati terhadap diri sendiri, terbukti tidak hanya membantu memulai namun juga mempertahankan hubungan romantis.
Pasangan yang rendah hati dinilai lebih menarik dibandingkan pasangan yang sombong.
Jadi, meskipun kami ingin berkontribusi demi kebaikan, kami tetap ingin diakui atas peran kami, baik itu proyek atau kemitraan.
5. Terlalu bangga.
Terkait dengan poin sebelumnya, ini semua tentang bagaimana kamu menahan diri.
Jika kamu terlihat angkuh, sombong, sombong, atau terlalu tersenyum, itu sama saja dengan tidak rendah hati.
Jenis ekspresi non-verbal ini menyiratkan bahwa mungkin senyuman itu tidak dapat dipercaya, dan bahwa kesombongan dapat mengesampingkan kesejahteraan orang lain selain diri mereka sendiri.
6. Bahasa tubuh yang kontraktif.
Kura-kura memang lucu, tapi itu karena mereka kura-kura. kamu seorang manusia, jangan mencoba untuk menipu diri sendiri.
Orang menjadi lebih menarik ketika postur dan penampilan tubuh mereka lebih lebar, seperti tangan terbuka dan punggung tidak bungkuk.
Kebalikannya, bahasa tubuh kontraktual, seperti menyilangkan tangan dan kaki serta membungkuk, menurunkan keinginan.
Ini menyampaikan pesan jangan mendekat, aku menutup diri darimu. Jadi, jika kamu ingin menyambut orang-orang, silakan masukkan tubuh kamu ke dalamnya.
Dulu kita menganggap ketertarikan sama dengan kecantikan fisik, namun sekarang kita tahu bahwa ketertarikan adalah hal kompleks yang melibatkan keseluruhan pribadi, luar dan dalam, kekurangan dan semuanya.
***

Share this article
Apakah selama ini kamu punya masalah dengan pergaulan? Padahal secara fisik, kamu tidak memiliki kekurangan yang signifikan.