Penyebab Farel Prayoga Batal Nyanyikan Lagu Joko Tingkir di Istana Negara, Benarkah Gara-gara Hal Ini?

Penyebab Farel Prayoga Batal Nyanyikan Lagu Joko Tingkir di Istana Negara, Benarkah Gara-gara Hal Ini?
Penyebab Farel Prayoga Batal Nyanyikan Lagu Joko Tingkir di Istana Negara, Benarkah Gara-gara Hal Ini?

AYOJAKARTA.COM – Farel Prayoga penyanyi cilik yang dihubungi Istana Negara sehari sebelum HUT RI ke-77 seketika banyak diperbincangkan.

Bagaimana tidak Farel menjadi penutup yang membuat banyak orang terhibur dengan nyanyian merdu dan asiknya di depan Presiden Joko Widodo.

Bahkan lagu yang dinyanyikan merupakan lagu dalam Bahasa Jawa "Ojo Dibandingke" ciptaan Abah Lala dengan adanya sedikit pergantian lirik menggunakan nama Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Farel Prayoga Anak dari Biduan Dangdut? Ini Profil dan Biodatanya

Dilansir dari suarajogja.id, anak lelaki berusia 12 Tahun asal Banyuwangi tersebut sebenarnya memang sudah sempat viral beberapa waktu lalu.

Dirinya menjadi viral karena sorotan publik saat menyanyikan lagu "Ojo Dibandingke" saat berkolaborasi dengan penyanyi wanita, Filla Talia.

Selain itu sebenarnya Presiden RI sempat meminta lagu "Joko Tingkir" saat Farel dibisikkan Indra Bekti untuk menyanyikan lagu satu kali lagi.

Baca Juga: Biodata-Profil Kamaruddin Simanjuntak Agama hingga Pendidikan, Sang Pengacara Brigadir J

Namun, entah bagaimana lagu tersebut gagal dinyanyikan dan Farel hanya kembali menyanyikan lagu yang sama "Ojo Dibandingke".

Walau demikian lagu tersebut masih sukses dinyanyikan bersama beberapa tokoh pejabat yang ikut turun dan menari Bersama yang lainnya.

Dikutip dari laman NU Online, ternyata lagu "Joko Tingkir" sendiri saat ini sedang mengalami kontroversi dan menuai kecaman dari berbagai pihak.

Walaupun ada yang berpendapat bahwa mungkin saja pemain music belum siap atau terkendala di kendala teknis.

Baca Juga: Singgung Soal Keadilan, Anak Jusuf Hamka Beli Cokelat yang Dicuri Mariana dan Dibagikan ke Karyawan Alfamart

Nyatanya salah satu cuitan warganet di Twitter ini menarik perhatian, karena memberikan cuitan yang cukup logis.

“Lagi kena kasus kak lagunya, karena 'Joko Tingkir' itu ulama jadi beberapa ulama protes ga boleh dibikin guyonan gitu,” tulis @hime_***.

Sontak saja hal ini membuat beberapa menyetujui dan memberikan pendapat seputar kontroversi yang sedang terjadi pada lagu tersebut.

Ternyata lagu tersebut memang sedang banyak menuai protes terutama dari beberapa tokoh ulama seperti Gus Muwafiq, Asosiasi Kiai Lamongan, akademisi UINSA Surabaya, KH Anwar Zahid, dan terakhir Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Tokoh-tokoh tersebut berpendapat bahwa pembuat lagu hanya sembarangan membuat lagu menggunakan Joko Tingkir tanpa tahu sejarahnya.

Baca Juga: Vita Alvia Biodata dan Profil, Ternyata Alumni D Academy 2

Padahal sudah jelas bahwa Joko Tingkir bukan orang sembarangan, karena beliau merupakan ulama besar yang menurunkan ulama-ulama di Jawa.

Bahkan Gus Muwaffiq mengaku kesal akan penggalan lirik “Joko Tingkir ngombe dawet, Jo dipikir marai mumet”.

Karena, lagu tersebut dianggap kurang pantas dan kurang mencerminkan kebudayaan yang seharusnya.

Meskipun demikian, sebenarnya belum ada penjelasan resmi dari bagian Istana Negara seputar lagu "Joko Tingkir" yang tak jadi dinyanyikan tersebut.

Baca Juga: The Power of Netizen! Toko Boy Cellular Milik Pencuri Cokelat di Alfamart Langsung Dapat Bintang 1

Namun, tetap saja Farel Prayoga dan HUT Kemerdekaan RI ke-77 kemarin sudah sukses dan lancar sehingga banyak diperbincangkan kedepannya semoga Indonesia semakin maju dan jaya.[*]

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet
# Farel Prayoga di Istana Negara
# Farel Prayoga di Istana Negara
# Joko Tingkir Ngombe Dawet
# Joko Tingkir
# Farel Prayoga
# Istana Negara

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.