AYOJAKARTA.COM - Saat Hotman Paris Hutapea melakukan live Instagram bersama dengan Bunda Corla dan Bos HWG, Andrew bikin netizen heboh.
Pasalnya hanya Bunda Corla yang berani meminta Hotman diam saat dia menceritakan kisah hidupnya di Jerman.
"Bunda min ke Jerman diajak teman sampai Jerman ketemu lagi cowok, ngajak nikah lagi baru ceraikan. Akhirnya tinggal di Jerman," kata Bunda Corla saat live bareng Hotman dan bos Hwg.
"Habis itu nelpon ngajak nikah kawin udah. Matanya buta karena berantem di diskotik," lanjutnya.
Saat Hotman Paris memotong pembicaraan Bunda Corla, aksi tak terduga dilakukan. Bunda Corla langsung mencolek hidung pengacara tersebut.
Tidak sampai disitu, Bunda Corla juga menguyel-uyel wajah pengacara yang terkenal kaya raya tersebut. Aksi spontannya tersebut membuat Hotman tak berkutik dan diam seketika.
"Makanya dengerin omongan gue dulu hah. Kau ngoceh aja," ucap Bunda Corla sambil mengunyel-nguyel wajah Hotman Paris karena gemas.
Baca Juga: Kontra dengan LPSK, Kejagung RI Sebut Bharada E Bukan Justice Collaborator, Apa Maksudnya?
Selain itu, siapa sangka, saat Hotman mengangkat tangannya, Bunda Corla langsung beri sindiran menohok. Dimana Bunda Corla mengaku muak melihat cincin-cincin berlian Hotman Paris.
"Jangan nengok-nengok, apa maksudnya ini? aku muak nengok ini kau, enggak suka aku bang," kata Bunda Corla yang dikutip dari @hotmanparisofficial, Minggu (22/1).
Walaupun begitu, Bunda Corla tetap selalu menggoda Hotman Paris dalam acara livenya itu
"Liat nih Bunda bilang sama manusia ini cantik nggak mamak kau ini, ayo semua komennya jari tangannya diginiin," kata Bunda Corla sembari mengacungkan jempol.
Tidak terima dengan kepercayaan diri Bunda Corla, Hotman Paris langsung saja menyela.
"Cantikan aspriku," kata Hotman Paris pada Bunda Corla
Selanjutnya Hotman juga mengatakan bahwa cuma Bunda Corla yang tidak tertarik padanya soal diluar sana masih banyak wanita yang tertarik sampai saat ini dengan dirinya.***

Share this article
Bunda Corla bertemu dengan pengacara kondang Hotman Paris sebut diam, muak sampai tidak suka, kok bisa?