Ngeri! Ini Kronologi Dukun Pembunuhan Berantai yang Memakan 9 Korban dan Menutup Rapi Kejahatannya sejak 2020

Kronologi Dukun Pembunuhan Berantai yang Menutup Rapi Kejahatannya Kepada 9 Korban Sejak 2020
Kronologi Dukun Pembunuhan Berantai yang Menutup Rapi Kejahatannya Kepada 9 Korban Sejak 2020

AYOJAKARTA.COM – Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang dukun sejak tahun 2020 silam.

Salah satu pelaku pembunuhan berantai adalah Wowon Erawan alias Aki (60) yang dikenal oleh warga sekitar merupakan orang yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit menggunakan kemampuan supranatural.

Wowon melakukan pembunuhan berantai tidak hanya seorang diri, tapi dibantu oleh kedua rekannya yaitu Solihin alias Dullah (60), dan M Dede Solihun (34).

Baca Juga: Ferdy Sambo Ada Peluang Bebas? Mahfud MD Sebut Ada Gerilya di Balik Layar Persidangan

Berikut kronologi kasus tersebut sebagaimana dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (22/1/2023).

Awal mula pembunuhan berantai ini terendus oleh polisi adalah pada saat ditemukannya kasus keracunan satu keluarga di Bantargebang, Bekasi.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menerik kesimpulan bahwa satu keluarga yang tewas karena racun ini sengaja dibunuh oleh pelaku yang mencampurkan bahan kimia berbahaya ke dalam minuman kopi.

Mereka adalah anggota keluarga dari pelaku sendiri yaitu Wowon yang berjumlah 4 orang dengan 3 orang tewas dan 1 orang selamat.

Baca Juga: Peluang Bebas Eliezer! Hotman Paris Bongkar 2 Pasal Mampu Hapuskan Tuntutan 12 Tahun Penjara, Apa Sajakah?

Korban tewas adalah Ai Maemunah (40) yang merupakan istri Wowon, Ridwan (18) dan Riswandi (15) yang merupakan anak dari Ai Maemunah dengan suami pertamanya yaitu Didin.

Sedangkan korban selamat adalah Ayu yang berusia 5 tahun, ia sempat memimun kopi beracun tapi masih bisa selamat.

Kasus pembunuhan menggunakan racun kemudian berkembang ke tempat tinggal pelaku di Cianjur yang ternyata diam-diam mengubur korban-korbannya di dalam rumah dan kemudian menutup lubang tersebut dengan semen.

Identitas korban Wowon dan Solihin di Cianjur adalah sebagai berikut:

· Noneng, mertua Wowon

· Wiwin, istri pertama Wowon yang merupakan anak dari Noneng

· Bayu, bayi yang berusia 2 tahun

· Farida, yang merupakan TKW

· Halimah, istri sirih dari Wowon yang merupakan ibu dar Ai Maemunah

Ada satu korban lagi bernama Siti yang tewas dengan cara didorong ke laut oleh Noneng atas perintah Wowon.

Ia merupakan TKW yang kemudian jasadnya ditemukan oleh warga dan dimakamkan di Garut.

Tewasnya Siti ini karena ia menagih uang yang sudah ia serahkan kepada Wowon untuk digandakan menggunakan kekuatan supranatural.

Pembunuhan kemudian berlanjut kepada anggota keluarganya yang megetahui tindakan kejinya, hal ini ia lakukan untuk menutupi aksi kejahatannya.

Total ada 9 orang yang dibunuh oleh pelaku, sedangkan motif Wowon menghabisi 9 nyawa tersebut diduga karena ada unsur supranatural dan ekonomi.

Namun pihak kepolisian menyimpulkan bahwa temuan korban dan dana hasil penipuan ini masih memiliki potensi untuk bertambah.

Polisi masih terus mendalami kasus ini dan mencari tahu mengapa para pelaku tega menghabisi nyawa anak kecil.

Demikian informasi mengenai kronologi kasus pembunuhan berantai yang memakan 9 korban.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pembunuhan berantai
# dukun
# Bekasi
# polisi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.