AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa ada yang bergerilya atau gerakan bawah tanah dalam kasus Ferdy Sambo.
Dikatakan Mahfud MD bahwa mereka berupaya menginginkan Ferdy Sambo dibebaskan atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Sontak, pernyataan Mahfud MD membuat heboh banyak pihak.
Tak terkecuali Pengamat Intelijen Soleman B Ponto yang ikut membuka suara atas isu gerakan bawah tanah yang tengah beredar.
Soleman B Ponto membenarkan hal itu bahwa sudah ada indikasi yang terlihat saat sidang pembacaan tuntutan terdakwa Ferdy Sambo.
“Saya melihat dari ilmu intelijen, dari sisi intelijen kita selalu melihat indikasi,” kata Soleman, dilansir dari MetroTV pada Minggu, (22/1/2023).
“Saya mau melihat dulu pertama putusan terhadap Pak Sambo, ada indikasi itu ada,” lanjutnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Ada Peluang Bebas? Mahfud MD Sebut Ada Gerilya di Balik Layar Persidangan
Alasan Pengamat Intelijen menyatakan hal itu karena tuntutan Sambo sudah terpenuhi untuk dihukum mati.
Terlebih, hukuman Ferdy Sambo dibacakan Jaksa dalam persidangan tidak ada yang meringankan.
Akan tetapi Jaksa tidak menuntut Sambo dengan Pasal 340 hukuman maksimal, malah seumur hidup.
“Kenapa? Jaksa dalam menuntut penuh semangat tidak ada satupun yang meringankan semua unsur-unsur 340 untuk maksimum itu terpenuhi,” jelas Soleman Ponto.
“Ada dua disitu, dia sebagai untuk membunuh, dan ada lagi sebagai obstruction of justice, kedua tidak ada yang meringankan, jadi terpenuhi itu hukuman mati, tapi kan tidak, seumur hidup,” lanjutnya.
Hal itulah yang membuat Soleman menaruh curiga bahwa ada sesuatu dalam tuntutan Sambo.
“Ini indikasi apa ini, berarti ada something roll dengan ini,” ucap Soleman.
Presenter Kevin Egan, kembali menanyakan bahwa peran gerakan bawah tanah sudah jelas dalam sidang tuntutan.
“Berarti bahwa sebetulnya gerakan bawah tanah ini jelas sekali perannya dalam sidang tuntutan kemarin, begitu?,” tanya Kevin Egan.
Soleman Ponto membenarkan hal itu, bahwa indikasi gerilya itu sudah ada.
“Yes bahwa itu ada, indikasinya sudah ada, sehingga Jaksa kan mencari-cari,” pungkas Soleman B Ponto.***

Share this article
Soleman B Ponto membenarkan hal itu bahwa sudah ada indikasi yang terlihat saat sidang pembacaan tuntutan terdakwa Ferdy Sambo.