AYOJAKARTA.COM -- Pada 5 Desember 2024, Pengusaha miliarder Elon Musk, kembali menuliskan cuitan tentang prediksi negara yang akan punah.
Kali ini, ia secara khusus menyebutkan Singapura melalui akunnya di platform X, dengan mengatakan bahwa negara-kota tersebut, bersama dengan beberapa negara lainnya akan punah.
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan terhadap komentar dari akun influencer Mario Nawfal, yang saat itu membahas krisis bayi di Singapura dan dampaknya terhadap struktur demografis negara tersebut.
Baca Juga: Mengejutkan! Elon Musk Akhirnya Buka Suara Soal HP Tesla, Ada Apa dengan Pasar Smartphone?
Prediksi Elon Musk terkait kepunahan negara Singapura dan negara-negara lainnya berawal dari cuitan dari Mario Nawfal.
Pengusaha Tesla tersebut mengunggah ulang cuitan akun Mario Nawfal yang menyebutkan tentang angka kelahiran Singapura yang mencapai "titik terendah" 0,97 angka kelahiran, yang jauh lebih rendah dari pergantian populasi 2,1 yang dibutuhkan untuk keberlanjutan.
Kemudian, ia meninggal komentarnya, “Singapore (and many countries) are going extinct.”
Menurutnya, jika angka kelahiran di Singapura secara terus menerus akan menurun maka diprediksi negara tersebut akan punah.
Baca Juga: Beredar Rumor Tesla akan Bikin Smartphone untuk Saingi iPhone dan Android, Elon Musk: Kami Sedang...
Elon Musk menyoroti bahwa dengan semakin banyaknya lansia dan berkurangnya jumlah pekerja, situasi ini dapat mengakibatkan ketergantungan yang lebih besar pada teknologi.
Penurunan angka kelahiran ini berpotensi menyebabkan kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Hal ini membuat Pemerintah Singapura mulai beralih ke penggunaan robot dan teknologi otomatisasi untuk menggantikan tenaga kerja manusia yang semakin berkurang.
Sebelumnya pada 27 November 2024, Elon Musk telah memprediksi 2/3 generasi di bagian negara Korea Selatan juga akan punah.
Baca Juga: Elon Musk Melawan iPhone! Apakah Ponsel Tesla Bisa Guncang Industri Smartphone?
Hal itu dibantah oleh para ahli dengan mengatakan bahwa populasi global, pada kenyataannya saat ini sedang meningkat.
Namun, faktanya di Singapura dan Korea Selatan, serta di negara-negara lain, angka kelahiran telah anjlok saat ini.
Korea Selatan adalah contoh yang lebih ekstrem. Negara tersebut mencatat 0,72 kelahiran per wanita pada tahun 2023, sedangkan pada tahun 1960-an, angka kelahiran di negara tersebut telah mencapai lebih dari lima anak per wanita.***

Share this article
Pada 5 Desember 2024, Pengusaha miliarder Elon Musk, kembali menuliskan cuitan tentang prediksi negara yang akan punah.