PADEMANGAN, AYOJAKARTA.COM – Rusunami Tower A5 Bandar Kemayoran, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara menjadi target lokasi pelaksanaan skrining terpadu kesehatan new normal (Situ Kanal) Pademangan yang dilaksanakan jajaran Puskesmas Kecamatan Pademangan, Rabu (16/12/2020).
Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, Octoviana Carolina menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini terhadap kesehatan warga Pademangan.
AYO BACA : 2 Tahun Berdirinya Taman Bacaan Al Arrasy, Wujudkan Literasi Buku Warga Koja
Adapun deteksi dini kesehatan tersebut terdiri dari pengukuran antropometri untuk mengetahui status gizi, kemudian skrining penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, lalu tracing kasus Covid-19 dan skrining HIV atau penyakit menular seksual.
Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Kecamatan Pademangan berkolaborasi dengan Puskesmas Kelurahan mengerahkan 17 personil untuk melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat.
AYO BACA : Tampung Air, Pasokan PAM Lyonnaise Jaya Terganggu hingga Lusa! Berikut Wilayah yang Terdampak
"Ada 118 warga yang ikut dalam kegiatan Situ Kanal Pademangan. Kami juga gunakan form PE dan bagi warga yang hasil swab testnya positif akan dilakukan tata laksana sesuai pedoman Covid-19 Kementerian Kesehatan RI," ujar Octoviana, dilansir utara.jakarta.go.id, Rabu (16/12/2020).
"Rujukan akan dilakukan apabila kondisi pasien tidak memenuhi persyaratan untuk menjalani isolasi mandiri," imbuhnya.
Ia juga tak lupa mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) di masa pandemi Covid-19.
"Jangan kendor dan terus disiplin melaksanakannya agar transmisi virus bisa cepat dicegah dengan optimal di tengah masyarakat. Kemudian masyarakat juga harus aktif dalam melakukan skrining kesehatan minimal satu tahun menjalani satu kali pemeriksaan," pungkasnya.
AYO BACA : Daftar Sanksi Administrasi 7 Jenis Pajak yang Dihapus Pemprov DKI
Share this article
Adapun deteksi dini kesehatan tersebut terdiri dari pengukuran antropometri untuk mengetahui status gizi, kemudian skrining penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, lalu tracing kasus Covid-19 dan skrining HIV atau penyakit menular seksual.