CILINCING, AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara akan memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar Jalan Akses Marunda (Pedongkelan), Cilincing, Jakarat Utara.
Rekayasa lalin diberlakukan menyusul adanya pengerjaan pembongkaran dan pembangunan jembatan di lokasi tersebut. Menurut Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak, proses pembongkaran dan pembangunan sudah dimulai pada Jumat malam hingga 1 Desember 2020.
AYO BACA : Rangkaian HUT ke-19 Kepulauan Seribu: Bupati Luncurkan Program Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji
Dia menuturkan, peningkatan jalan dan jembatan di Jalan Akses Marunda akan dilakukan bertahap. "Selama masa pembongkaran hingga pembangunan ulang jembatan kita akan lakukan rekayasa lalin," ujarnya, dilansir dari beritajakarta.id, Jumat (13/11/2020).
Harlem menjelaskan, selama rekayasa lalin diberlakukan, kendaraan yang melintas akan diarahkan melalui rute alternatif seperti Jalan Kebon Baru, Kebantenan, Pedongkelan, Sungai Landak, Akses Bawah Jembatan, Marunda Makmur, Jalan Inspeksi BKT dan Jalan Raya Gudang Peluru Rorotan.
Kepada pengguna jalan yang menuju kawasan Marunda atau sebaliknya, tepatnya dari arah Marunda menuju Jalan Raya Cakung Cilincing diimbau agar mencari rute alternatif.
"Di sekitar lokasi, kita juga akan siagakan petugas untuk mengarahkan pengendara yang kesulitan mencari rute alternatif," tambah Harlem.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yudhi Febriadi, menambahkan saat ini kondisi struktur plat jembatan mengalami kerusakan dan berlubang, sehingga perlu secepatnya dilakukan perbaikan.
"Jalan itu akses ke kawasan berikat yang kerap dilintasi truk. Kalau tidak segera diperbaiki akan berlubang dan dapat membahayakan pengguna jalan," tandasnya.
AYO BACA : Uji Coba Vaksin Besutan Oxford dan AstraZeneca Masuki Tahap 90 Persen
Share this article
Rekayasa lalin diberlakukan menyusul adanya pengerjaan pembongkaran dan pembangunan jembatan di lokasi tersebut. Menurut Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak, proses pembongkaran dan pembangunan sudah dimulai pada Jumat malam hingga 1 Desember 2020.