Gus Baha Murid Mbah Moen Jelaskan Bahayanya Manusia yang Tak Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri

 Gus Baha Murid Mbah Moen Jelaskan Bahayanya Manusia yang Tak Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri
Gus Baha Murid Mbah Moen Jelaskan Bahayanya Manusia yang Tak Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri

AYOJAKARTA.COMSebagai manusia biasa pasti kita pernah atau malah sering merasa begitu terpuruk.

Keterpurukan yang dirasakan oleh seseorang bisa berasal dari berbagai macam hal.

Seperti permasalahan dalam hidup, komentar dari orang lain atau bisa juga karena diri sendiri yang tidak pernah bisa merasa bersyukur.

Kyai Haji Ahmad Bahauddin Nursalim memberikan penjelasan mengenai bahayanya perasaan terpuruk yang disebabkan dari dalam diri sendiri.

Baca Juga: Tips Hadapi Kesusahan dengan Meneladani Kisah Nabi Ayyub AS, Kata Mbah Moen Ini yang Perlu Dilakukan!

Kyai Haji Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha merupakan kyai kenamaan asal Rembang.

Beliau adalah murid dari kyai kharismatik yakni almarhum Mbah Moen.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok Eling Gusti.id pada Sabtu (5/11/2022), kyai yang merupakan murid dari Mbah Moen tersebut menuturkan bahwa hal paling berbahaya adalah bermusuhan dengan diri sendiri.

“Kalau ada orang yang berfikir bahwa dia punya musuh dan musuh itu selain dirinya maka dia sangat-sangat bodoh," ujar Gus Baha.

“Tidak tahu paling bahaya adalah hakikat dalam hidup adalah dirinya sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Gus Baha Ungkap Mbah Moen Pernah Iri dengan yang Orang 'Bodoh', Apa Maksudnya?

Kemudian Gus Baha mengambil contoh bahwa orang mau dibunuh orang lain saja pasti menunggu sasarannya tepat dari musuh.

Tapi kalau mau bunuh diri pasti kan langsung, karena orang tersebut sudah bermusuhan dengan dirinya sendiri.

“Mudah mana dibunuh orang atau bunuh diri? Mudah bunuh diri," ujar Gus Baha.

Baca Juga: Ini Berkah Baca Al Fatihah Kata Gus Baha, Surat yang Dulu Bikin Iblis Masuk ICU

Kemudian Gus Baha juga memberikan contoh apabila kita tidak bisa berdamai dengan diri sendiri sudah pasti tidak akan bisa bahagia.

“Kamu tidak bahagia karena dihujat orang, itu nunggu sekian kasus baru dihujat orang kalau sudah dihujat orang jadi susah orang kok dimaki terus," jelas Gus Baha.

“Sebelum orang lain menghujat anda hakikat anda sudah jadi orang menderita karena anda sering menghujat diri sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Gus Baha, Dai NU Paling Populer di Media Sosial, Ini Daftar 10 Besarnya

Menurut Gus Baha asal muasal keterpurukan manusia adalah dari dalam dirinya sendiri yang sering mengeluh.

Karena dengan mengeluh tersebut, tanpa sadar manusia telah menghujat dirinya sendiri yang pada akhirnya akan membuat semakin terpuruk.

“Ya Tuhan miskin kok gak selesai-selesai. Punya istri kok berani sama suami, tetangga ngak suka saya, saya ini manusia apa?” tutur Gus Baha memberi contoh.

“Itu kan berarti anda menghujat diri sendiri, jadi yang paling menyengsarakan diri kita adalah diri kita sendiri," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ahmad Bahauddin Nur Salim
# berdamai dengan diri sendiri
# Gus Baha
# Mbah Moen
# manusia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.