AYOJAKARTA.COM - Amplop merah berisi uang yang biasa disebut angpao menjadi tradisi tak terpisahkan dari perayaan Imlek.
Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya dari mana asal usul angpao dan mengapa warnanya merah?
Ada dua legenda populer yang dipercaya sebagai asal mula tradisi angpao.
Dikutip ayojakarta.com dari chinahighlights.com pada Kamis (1/2/2024), legenda pertama berkisah tentang Nian, monster ganas yang gemar meneror penduduk desa setiap malam Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta yang Dilewati Jalur Transjakarta, Dijamin Mudah Bepergian
Konon, Nian takut dengan warna merah dan suara keras.
Penduduk desa pun menggunakan kain dan petasan berwarna merah untuk mengusir Nian.
Sejak saat itu, warna merah diyakini membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat sehingga tradisi memberikan uang dalam amplop merah pun muncul.
Legenda lainnya bercerita tentang monster bernama Sui yang gemar mengganggu anak-anak saat tidur pada malam Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Jelang Perayaan Imlek, Ternyata Ada Larangan Mengisi Angpao dengan Angka Ini!
Untuk melindungi anak mereka, orang tua memberikan delapan koin emas yang dibungkus kertas merah.
Saat Sui mendekat, koin tersebut berubah menjadi delapan peri yang mengusirnya.
Sejak saat itu, tradisi memberikan uang dalam amplop merah dipercaya membawa keberuntungan dan melindungi anak-anak.
Baca Juga: Malam Imlek, Diduga karena Angpao Dibakar, 1 Rumah di Tanjung Duren Hangus Terbakar
Warna merah pada angpao bukan sekadar pemanis, tetapi memiliki makna mendalam dalam budaya Tionghoa.
Merah melambangkan kebahagiaan, kemakmuran dan energi positif.
Amplop merah menjadi wadah harapan baik dan keberuntungan yang dibagikan kepada orang yang dicintai.
Baca Juga: Meriahkan Imlek dengan Lomba Tebak Stasiun Dapat Angpao, Yuk Ikutan!
Lebih dari Sekadar Tradisi Menyerahkan Uang
Tradisi angpao tak hanya dilakukan saat Imlek, tetapi juga pada acara penting lain seperti pernikahan dan ulang tahun.
Biasanya, angpao diberikan orang yang sudah menikah atau berpenghasilan kepada mereka yang belum menikah atau anak-anak.
Jumlah uang dalam angpao bervariasi, namun biasanya dalam angka genap karena angka ganjil dikaitkan dengan hal-hal yang kurang baik.
Baca Juga: Wujud Toleransi, Ulama dari Solo Bagikan Angpao ke Warga Tionghoa di Tambora
Memberikan angpao tak hanya tentang memberi uang, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan harapan baik.
Jadi, saat menerima angpao merah, ingatlah bahwa itu adalah simbol keberuntungan dan kasih sayang yang dibagikan kepadamu.
Selain cerita rakyat dan makna warna merah, ada beberapa teori lain yang menjelaskan asal mula tradisi angpao.
Namun, terlepas dari mana asalnya, tradisi angpao telah menjadi bagian penting dalam budaya Tionghoa dan terus dilestarikan hingga kini.***

Share this article
Berikut ini asal usul kenapa amplop angpao berwarna merah yang berhubungan erat dengan perayaan Imlek.