Cara Memilih Jodoh Kata Buya Yahya, Kalau Calon Pasangan Sakit Bagaimana?

Buya Yahya
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Sebelum memutuskan menikah, tentu kita harus mengetahui latar belakang calon pasangan kita.

Sejatinya menikahlah dengan calon pasangan yang dirasa sudah cocok dengan hati dan kriteria.

Namun, ketika calon pasangan ternyata memiliki kekurangan dalam hal kesehatan medis, bagaimana memilihnya?

Baca Juga: Pasutri Belum Punya Anak? Buya Yahya Beri Nasihat dan Amalan Agar Lekas Punya Anak

Dalam hal ini Buya Yahya menegaskan terlebih dahulu bahwa sejatinya setiap manusia pasti memiliki kekurangan.

Maka jika ingin mencari yang sempurna, tidak akan pernah ada sampai kapanpun.

"Kalau anda ingin menikah dengan orang yang ga punya aib, ga punya kekurangan, sampai mati anda tidak akan menikah," tegas Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (6/5/2023).

"Ya tentu ada kekurangannya," sambungnya.

Baca Juga: Merinding! Buya Yahya Ungkap 4 Ciri Akhlak Orang yang Dapat Ampunan dan Surga Allah  

Kemudian Buya Yahya membahas terkait seorang pemuda yang bertanya bahwa ia akan menikah, namun calon pasangannya divonis memiliki penyakit.

Buya Yahya menjelaskan bahwa ada istilah 'penyakit perawan', yang dimaksud adalah penyakit yang diderita beberapa gadis yang belum menikah.

Namun ketika sudah menikah justru mereka sembuh dari penyakit yang biasa mereka rasakan sebelum menikah.

"Dilihat penyakitnya semacam apa, karena ada memang penyakit perawan," jelas Buya Yahya.

"Di saat menikah dia punya sakit, tapi setelah menikah sembuh. Berarti obatnya apa? menikah," tambahnya.

Baca Juga: Hati-Hati Akhir Zaman! Buya Yahya Ungkap Begini Ciri Pemuda Terbaik, Yuk Amalkan

Artinya, setiap perempuan secara umum memiliki kebiasaan yang berbeda.

Siklus haid yang normal dialami perempuan, umumnya diikuti rasa nyeri atau bahkan penyakit lain.

Hal itu disebut wajar karena beberapa faktor medis lainnya, perempuan normal mengalami efek samping saat menstruasi.

Kalaupun ada penyakit lainnya, bisa dikonsultasikan ke dokter dan cari solusinya.

Baca Juga: Simak Baik-Baik! Ini 13 Nasihat Kehidupan dari Buya Hamka yang Menggetarkan Hati

Buya Yahya menegaskan bahwa untuk memilih kriteria calon pasangan jangan terlalu detail.

Justru yang utama agama yang baik serta akhlaknya baik.

"Jadi anda tidak harus sampai detail, yang penting akhlaknya baik dan sebagainya," tutur Buya Yahya.

Dalam segi medis juga penting, namun itu bisa diikhtiarkan dengan pengobatan dan terapi.

Baca Juga: Ternyata Ada Dosa Tersembunyi yang Tak Disadari di Bulan Syawal, Begini Penjelasan Buya Yahya

Terlebih, dokter masih memvonis penyakit tersebut bisa sembuh.

"Memang secara medis penting juga tapi harus berita akurat dong, kata dokter dan sebagainya," ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya juga mencontohkan beberapa perempuan yang sering nyeri haid berlebih namun setelah menikah masih bisa hamil normal.

Baca Juga: Buya Yahya Bocorkan Keutamaan Mengqadha Puasa Ramadan di Bulan Syawal, Apa Saja?

Artinya hal tersebut bukan suatu masalah besar dan bisa dikonsultasikan kepada dokter.

"Wanita tuh macem-macem, ada yang mau haid sakitnya jungkir balik. Setelah menikah, hamil, ngga ada masalah," kata Buya Yahya.

Pada intinya, untuk menentukan pilihan jodoh, Buya Yahya menyarankan agar memilih sesuai harapan dan berakhlak baik.

"Yang penting sesuai harapan anda, akhlaknya baik, secara dzahirnya baik, kalau ada penyakit kata dokter itu bisa sembuh ga masalah," ujar Buya Yahya.

Baca Juga: GEGER Salat Idul Fitri Ponpes Al Zaytun Shaf Laki-laki dan Wanita Bercampur, Buya Yahya Jelaskan Hukumnya!

Bahkan jika memang ada penyakit yang diketahui sebelum menikah tidak menjadi masalah.

"Bahkan kalau menikah dengan orang yang sakit ngga bisa sembuh sekalipun juga sah-sah saja, selagi sebelum menikah," kata Buya Yahya.

Walaupun setelah menikah ternyata datang penyakit, jangan berkhianat lalu meninggalkan.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Buya Hamka Dipenjarakan oleh Soekarno

Mengingat hidup tidak selamanya indah, Allah pasti akan terus menguji hamba-Nya dengan cobaan.

"Tapi kalau setelah menikah, jangan karena kekurangannya lalu anda tolak," tegas Buya Yahya.

"Hidup tidak hanya untuk bersenang-senang saja, tapi sesaat kita hidup dengan perjuangan, pengorbanan, dan ketabahan," tambahnya.

Baca Juga: Apakah Zakat THR Diwajibkan? Buya Yahya: Jangan Dzalim Pada Orang Fakir Maupun Kaya!

Maka solusi dari Buya Yahya yakni dengan mempermudah kriteria dalam memilih pasangan.

"Jadi anda kurangi keketatan anda dalam menyeleksi. Biar cepat, anda permudah, kalau tidak cocok segera pindah yang lainnya," jelas Buya Yahya

"Tapi ingat kriteria yang penting agamanya cukup," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cara Memilih Jodoh
# pasangan
# Sakit
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.