AYOJAKARTA.COM – Menjelang malam Nisfu Syaban masih banyak umat muslim yang mengikuti hadits-hadits yang ternyata palsu, begini kata Ustaz Adi Hidayat untuk meluruskan hal tersebut.
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa hanya ada 1 hadits mengenai pertengahan Syaban atau yang lebih Nisfu Syaban yang kualitasnya sahih, dan ada 1 hadits yang kualitasnya dhaif, selebihnya adalah hadits palsu.
Ustaz Adi Hidayat ingatkan kepada kaum muslim untuk berhati-hati pada sejumlah hadits populer mengenai Nisfu Syaban yang tidak benar.
Baca Juga: Masih Bingung Fitur Proxy WhatsApp Buat Apa? Berikut Pengertian dan Cara Penggunaan
Salah satu hadits palsu yang sangat populer adalah hadits yang mengatakan bahwa umat muslim dianjurkan untuk menjalankan puasa di siang hari dan menunaikan sholat sunnah di malam Nisfu Syaban.
Maka dengan menjalankan hal tersebut Allah akan mengampuni dosanya untuk siapapun yang memohon ampun, hadits ini untuk dilaksanakan pada pertengahan bulan Syaban.
Dengan tegas Ustaz Adi Hidayat menyatakan bahwa hadits di atas adalah palsu, disertai dengan alasannya karena orang pertama yang menyampaikan hadits ini nyatanya sudah dinilai sebagai orang yang kerap kali membuat hadits palsu.
“Hadits ini statusnya palsu, ya haditsnya palsu. Cacat palsunya ada pada seorang bernama Ibnu Abi Sharbah orang pertamanya, ini dinilai oleh para ulama hadits sebagai orang yang sering memalsukan hadits,” ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Adapun hadits yang memiliki kualitas dhaif adalah ketika Nabi Muhammad SAW berdoa di pemakaman Bakih dan mengatakan kepada Aisyah alasannya berdoa.
Nabi Muhammad berdoa untuk mohon diampuni dosa-dosa muslim yang wafat di pemakaman Bakih karena Allah sedang mengamati pada manusia dan mengampuni
“Rasulullah menyampaikan, ketahuilah Aisyah, hari ini Allah mengamati kepada manusia dan mengampuni orang-orang memohon ampunan, ini statusnya dhaif,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Satu-satunya hadits yang shahih perihal malam Nisfu Syaban adalah yang berbunyi bahwa Allah akan mengampuni orang yang memiliki banyak dosa jika memohon ampunan.
Baca Juga: Mengejutkan! Ayah Tersangka Shane Munculkan Diri Jenguk David dengan Tangis Ia Katakan...
“Ini yang shahih dan kalimatnya juga singkat. Bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan, mengamati kepada hambanya di malam pertengahan Syaban dan mengampuni yang memohon ampunan sekalipun sebanyak bulu domba di suku kalam,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Allah menghamparkan rahmatnya kepada hambanya pada setiap sepertiga malam pada setiap malamnya. Maka dari itu menurut Ustaz Adi Hidayat akan rugi jika kita tak melakukannya.
Maka Allah berfirman, siapa yang memohon kepadaKu, Aku akan berikan, siapa yang meminta Aku akan kabulkan. Dan siapa yang memohon ampunan, Aku ampuni dia.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Nabi Muhammada tidak menjelaskan secara spesifik amalan apa saja yang dilakukan untuk malam Nisfu Syaban.***

Share this article
Akhir-akhir ini ramai soal hadits palsu di malam Nisfu Syaban untuk meluruskan hal tersebut, Ustaz Adi Hidayat berikan oetuah,,