Road to Ramadan: Mengenal Dugderan, Tradisi yang Terinspirasi dari 3 Etnis di Semarang

Tradisi dugderan
Tradisi dugderan

AYOJAKARTA.COM - Jelang Ramadan, pastikan sudah pernah tahu tentang Dugderan, tradisi asli khas Indonesia yang unik, terinspirasi oleh tiga etnis yang ada di Semarang.

Dugderan adalah sebuah upacara yang dilaksanakan setiap tahun menjelang datangnya bulan suci Ramadan, yang mana menjadi tradisi wajib sebelum bulan puasa tiba.

Nama "Dugderan" berasal dari kata "dugder," yang berasal dari bunyi bedug yang ditabuh dan suara tembakan meriam. Bunyi "dug" dan "der" tersebut sebagai tanda dimulainya Ramadan.

Baca Juga: KUR Bank Mandiri Bisa Buat Modal Kerja ke Luar Negeri! Dapatkan Hingga Rp100 Juta, Begini Caranya!

Dikutip oleh Ayojakarta.com pada 21 Februari 2023 dari laman dpad.jogjaprov.go.id, secara sejarah, upacara Dugderan sudah dilaksanakan sejak sekitar tahun 1881, pada masa pemerintahan Bupati RMTA Purbaningrat di Semarang.

Upacara ini diadakan karena perbedaan pendapat di masyarakat tentang awal dimulainya bulan suci Ramadan. Maka, tercapailah kesepakatan untuk menyamakan persepsi masyarakat dengan menabuh bedug di Masjid Agung Kauman dan menembakkan meriam tiga kali di halaman kabupaten, kemudian diikuti dengan pengumuman awal puasa di masjid.

Upacara ini mencerminkan perpaduan tiga etnis yang mendominasi masyarakat Semarang, yaitu Jawa, Tionghoa, dan Arab.

Perayaan multikultural ini semakin menarik minat masyarakat Semarang dan sekitarnya, ditandai dengan semakin banyaknya para pedagang yang menjajakan berbagai barang seperti minuman, makanan, dan mainan anak-anak seperti perahu, celengan, seruling, dan gasing.

Selain itu, dalam upacara Dugderan terdapat sebuah ikon berupa hewan berkaki empat (kambing) dengan kepala seperti naga yang disebut "warak ngendhog."

Warak ngendhog menunjukkan adanya perpaduan budaya Arab, Islam, Jawa, dan Tionghoa. Kehadiran warak ngendhog menunjukkan hubungan harmonis antar-etnis, yang membuka kemungkinan pertukaran budaya yang lebih intensif dan proses akulturasi.

Dugderan tidak hanya membawa pesan Ramadan telah tiba, akan teyapi juga keharmonisan dan bagaimana beberapa etnis dapat bercampur secara harmonis.

Daerah Jawa Tengah terutama Semarang, tidak hanya dihuni oleh suku Jawa, atau etnis tionghoa, tetapi juga Arab dan masih banyak suku dan etnis lainnya.

Sehingga tidak heran, Dugderan dapat terbentuk menjadi tradisi tahunan sejak Dugderan pertama tercatat dalam sejarah yaitu 1881.

Sementara itu, Ramadan 1444 hijriah atau Ramadan 2023 dipastikan akan jatuh pada 23 Maret 2023 untuk yang meyakini perhitungan Ramadan menggunakan hisab kalender hijriah.

Selain itu, untuk yang meyakini 1 Ramadan 1444 hijriah dengan metode hilal, harus sabar menanti pengumuman tahunan yang akan dibacakan oleh Kemenag.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dugderan
# Semarang
# Ramadan
# tradisi

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.