AYOJAKARTA.COM - Indahnya Islam mengajarkan umatnya untuk saling berbagi dan bahkan Allah hadiahkan pahala besar.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan cara infaq yang benar, agar tidak keliru bahwa amalan infaq atau berbagi dengan sesama itu mudah.
Tidak melulu infaq dengan uang, tetapi Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa bisa menggunakan apapun yang bersifat materi termasuk makanan dan pakaian.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Lewat PT.Pos Indonesia? Inilah Berkas yang Harus Dipersiapkan
"Infaq itu tidak harus menggunakan uang," ungkap Ustadz Adi Hidayat dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Suara Jendela Islam pada Selasa, 14 Februari 2023.
"Infaq itu pemberian bersifat materi, makanan, buah-buahan, pakaian itu infaq," sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan berbagi atau yang disebut dengan amalan infaq ini tidak melulu menggunakan uang.
Selain itu juga amalan tersebut tetap akan mendapat ganjaran banyak pahala dari Allah.
"Silahkan berbagi, walaupun ga ada uang bisa kita gunakan dengan yang lain," tutur Ustaz Adi Hidayat.
"Air (minum) misalnya, tidak harus semua untuk antum, bagi, begitu antum bagi langsung dituliskan 700 kali lipat paling minimal," tambahnya.
Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa pada zaman nabi bahkan ada satu keluarga yang berlomba untuk berinfaq padahal dirinya kekurangan.
Tentunya hal itu demi meraih pahala yang melimpah dan ridho dari Allah SWT.
"Makanya zaman nabi, ada satu keluarga yang berlomba untuk mendekatkan diri pada infaq walaupun dirinya kekurangan," ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Ketika keluarga tersebut berinfaq pada masa itu, kemudian turunlah ayat quran yang menjelaskan keutamaan amalan tersebut.
"Turun ayat, Quran Surah 59 ayat 9-10," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Ayat tersebut berbunyi, "dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung,".
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan infaq yang baik diantaranya bisa diberikan kepada empat orang berikut.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Brigadir J Tidak Diungkap Secara Rinci, Gayus Lumbuun Sebut Putusan Bisa DIbatalkan, Kenapa?
1. Orang tua
"Satu, birrul walidain, orang tua, ini orang tua ni ga pernah minta, jarang sekali, antum yang mesti paham," ujar Ustadz Adi Hidayat
Allah akan berikan pahala lebih dari 700 kali lipat ketika berinfaq untuk orang tua.
Bahkan Ustadz Adi Hidayat sampaikan Allah akan memberikan ridhoNya sehingga semua doa akan terjawab.
"Sebelum minta, anda kirimkan. Begitu antum kirimkan, di hadist Al-Bukhari bukan cuma lipatan pahala dikali 700 lebih, tapi ridho Allah turun, kalau sudah turun, semua doa yang antum mintakan minimal akan dijawab," ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Lewat PT.Pos Indonesia? Inilah Berkas yang Harus Dipersiapkan
2. Kerabat terdekat
Meskipun jauh namun memiliki hubungan dekat, kepada kerabat juga dianjurkan untuk saling berbagi.
"Kerabat dibagi dua, ada yang tempatnya jauh tapi hubungannya dekat," ujar Ustadz Adi Hidayat.
Kemudian, Ustadz Adi Hidayat menganjurkan agar umat islam saling berbagi apalagi terhadap kerabat yang memiliki hubungan dekat.
3. Tetangga
Selain itu, tetangga menjadi salah satu orang yang dapat kita berikan infaq. Dalam hadist nabi Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dianjurkan berbagi kepada tetangga.
Terlebih jika masakan kita di rumah mengundang aroma yang tercium hingga tetangga.
"Orang yang tidak hubungan famili secara mahrum, tetangga antum," kata Ustadz Adi Hidayat.
"Silahkan berbagi, apa antum ga perhatikan hadist nabi, 'siapa yang masak makanan baunya sampai ke tetangganya, maka bagilah ia walaupun cuma kuahnya'," sambungnya.
Makna dari hadits yang disampaikan yakni meskipun hanya makanan sedikit dan sederhana, maka islam tetap menganjurkan untuk berinfaq.
Tentunya amalan tersebut akan mengundang keberkahan dan ridho Allah.
"Maksud hadist itu, walaupun cuma masak kuah bagi juga supaya dia tidak salah paham," pungkas Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Terkini Ricky Rizal Divonis 13 Tahun Penjara Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa
4. Kerabat atau tetangga beda agama
Tak hanya kepada saudara sesama muslim, bahkan islam juga menganjurkan agar saling berbagi meskipun kepada non muslim.
Sebagaimana dijelaskan pada firman Allah yakni pada Surah Luqman/31 ayat 15 bahwa urusan dunia, tetap bergaul dengan baik meskipun dengan rekan non muslim.
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan," bunyi Quran Surah Luqman/31 ayat 15.
"Walaupun beda agama itu tetap ada peluang infaq. Quran Surah ke 31 ayat 15, paling kiri sebelah atas," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Pengumuman, KUR BNI 2023 Sudah Dibuka, Ajukan Pinjaman Sekarang Juga!
"Urusan ibadah masing-masing, kalau diajak tolak dengan cara yang lembut. Tapi urusan dunia, bagi. Itu ada pahalanya," lanjutnya.
Tentu meskipun infaq kepada non muslim akan tetap dituliskan pahala dari Allah atas amalan tersebut.
"Walaupun anda kasih kepada yang non muslim, pahala dituliskan," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian, Ustaz Adi Hidayat menegaskan agar berinfaq dengan yang paling bagus seperti dalam firman Allah yakni Al-Baqarah ayat 267.
"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya," bunyi Surah Al-Baqarah ayat 267.
"Kalau mau infaq mesti yang paling bagus, ada peringatan di Al-Baqarah ayat 267. Kalau untuk zakat mal berikan yang bagus," tutur Ustaz Adi Hidayat.***

Share this article
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan cara infaq yang benar,agar tidak keliru dalam mengamalkan saling berbagi kepada umat manusia yang membutuhkan