TOP 4 Fakultas dengan Keketatan Rendah di ITB, Auto Peluang Lolos Gede Loh!

TOP 4 Fakultas dengan Keketatan Rendah di ITB, Auto Peluang Lolos Gede Loh! (ITB)
TOP 4 Fakultas dengan Keketatan Rendah di ITB, Auto Peluang Lolos Gede Loh! (ITB)

AYOJAKARTA.COM - Institut Teknologi Bandung atau biasa disebut ITB punya ciri khas tersendiri dalam penerimaan mahasiswa baru.
 
Salah satu yang menarik dan berbeda dari kampus lainnya, pada awal masuk perkuliahan mereka yang lolos di ITB akan berada di fakultas terlebih dahulu.
 
Artinya, pada saat pendaftaran jalur seleksi masuk di ITB kamu harus memilih fakultas terlebih dahulu.
 
 
Setelah mengenyam pendidikan lewat program tingkat persiapan bersama selama satu tahun, kamu baru bisa memilih jurusan kuliah atau bernama tingkat departemen.
 
Sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan studi di ITB, agar punya peluang lolos besar kamu bisa memilih fakultas dengan keketatan rendah.
 
Sebab, keketatan rendah berarti persaingan untuk lolos lebih mudah.
 
 
Selain itu, sainganmu di fakultas yang memiliki keketatan rendah juga lebih sedikit.
 
Dilansir AyoJakarta.com dari situs resmi penerimaan mahasiswa baru ITB pada Rabu, 27 September 2023, berikut 4 fakultas dengan keketatan rendah lengkap dengan daya tampung per jalur masuk di Institut Teknologi Bandung.
 
 
1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) - Kampus Cirebon
 
Fakultas yang pertama memiliki keketatan rendah adalah FSRD ITB di kampus Cirebon dengan keketatan lebih dari 15 persen.
 
Adapun jurusan di FSRD ITB bisa kamu pilih setelah satu tahun belajar di TPB, adalah sebagai berikut:
 
• Seni Rupa Murni
 
• Kriya Seni
 
• Desain Interior
 
• Desain Produk
 
• Desain Komunikasi Visual
 
Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 15 orang, SNBT sebanyak 34 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.
 
 
2. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) - Kampus Cirebon
 
FITB di kampus Cirebon juga memiliki keketatan rendah sebesar lebih dari 15 persen.
 
Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:
 
• Meteorologi (ME)
 
• Oseanografi (OS)
 
• Teknik Geodesi dan Geomatika (GD)
 
• Teknik Geologi (GL)
 
Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 30 orang, SNBT sebanyak 16 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.
 
 
3. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) - Kampus Cirebon
 
FTTM ITB di kampus Cirebon memiliki keketatan rendah yakni sebesar 10 hingga 15 persen.
 
Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:
 
• Teknik Geofisika (TG)
 
• Teknik Metalurgi (MG)
 
• Teknik Perminyakan (TM)
 
• Teknik Pertambangan (TA)
 
Selain itu, untuk daya tampung tahun 2023 di FTTM ITB kampus Cirebon yaitu SNBP sebanyak 75 orang, SNBT 47 orang, dan SM-ITB tersedia 1 kuota saja.
 
 
4. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) - Kampus Cirebon
 
Terakhir, fakultas yang memiliki keketatan rendah adalah SAPPK ITB di kampus Cirebon.
 
Berdasarkan informasi keketatan rendah di sekolah ini yakni sebesar 10 hingga 15 persen.
 
Adapun jurusan kuliah yang ada di sekolah ini, adalah sebagai berikut:
 
• Arsitektur
 
• Perencanaan Wilayah dan Kota
 
• Studi Pembangunan
 
• Transportasi
 
Untuk daya tampung tahun 2023, melalui jalur SNBP yakni sebanyak 31 kuota, SNBT sebanyak 20 kuota, dan SM-ITB sebanyak 1 kuota.
 
 
Demikian informasi terkait 4 fakultas dengan keketatan rendah di Institut Teknologi Bandung bisa jadi bahan pertimbangan kamu, siap jadi mahasiswa ITB? ***
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# rendah
# keketatan
# fakultas
# Institut Teknologi Bandung
# ITB

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.