Bukan Hanya di Masjid, Rumah Pun Bisa Jadi Tempatnya Lailatul Qadar, Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang keberadaannya telah disembunyikan oleh Allah SWT sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada umat manusia.

Buya Yahya dalam penjelasannya menekankan bahwa malam mulia ini disepakati oleh para ulama terjadi pada bulan Ramadhan, namun tidak diberitahukan secara spesifik kapan tepatnya.

"Disepakati para ulama Lailatul Qadr adanya di bulan Ramadhan. Dan diantara bulan Ramadhan disembunyikan oleh Allah. Itu tanda kasih sayang Allah, disembunyikan. Tidak diberitahu," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: 4 Proses Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 yang Akan Dilaksanakan Juni dan Oktober 2025, RESMI dari BKN!

Beliau menambahkan bahwa ada hikmah besar di balik rahasia ini, yaitu agar kehidupan tetap berjalan normal dan tidak terganggu.

"Kalau Lailatul Qadar diberitahu, maka berantakan dunia ini. Anda mau ke pasar enggak bisa, sopir angkot juga nggak mau, dia akan beribadah. Lailatul Qadr yang masa pun gak mau, anda enggak makan, warung enggak jualan karena semuanya pengin Lailatul Qadar," ujar Buya Yahya menggambarkan kondisi yang mungkin terjadi jika waktu Lailatul Qadar diumumkan secara terang-terangan.

Menurut Buya Yahya, meskipun tidak diberitahu secara spesifik, namun ada petunjuk bahwa Lailatul Qadar lebih sering terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

"Akan tetapi ketahuilah bahwa di 10 akhir Ramadhan itu sangat mudah Arab, artinya di semua Ramadhan kejar Lailatul Qadar karena mungkin di awal-awal kedua ketiga, tetapi disaat 10 akhir lebih ketat lagi kita mencegatnya. Kemudian diantara itu yang ganjil lebih ketat lagi, 21, 23, 25, 27, dan seterusnya," jelasnya.

Buya Yahya mengkritisi kebiasaan sebagian umat Islam yang cenderung hanya fokus beribadah pada malam-malam tertentu yang dianggap sebagai Lailatul Qadar, padahal praktik tersebut tidak sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

"Repotnya sekarang sebuah mesjid memastikan Lailatul Qadar adalah tanggal 21, maka lihat semua masjid yang biasa mengadakan tanya lailatul qadar hanya ramai di hari itu saja. Setelah itu pasti sepi, ramai di hari yang ditentukan Lailatul Qadar," kritik Buya Yahya.

Baca Juga: 4 Proses Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 yang Akan Dilaksanakan Juni dan Oktober 2025, RESMI dari BKN!

Beliau menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW justru mengintensifkan ibadah selama sepuluh hari terakhir Ramadhan tanpa membedakan malam tertentu.

"Padahal Nabi tidak begitu mengajarinya. Nabi kalau sudah masuk Indah kalau Astro akhiran Rhoma won't you, dibangun dengan keluarganya, yashmir tsaubahu, meruncingkan lengan baju, dan seterusnya itu. Baginda Nabi kalau masuki 10 Romadhon beliau membangunkan keluarganya dan banyak beribadah dengan lebih banyak lagi, itulah Rosululloh Shalallahu," jelas Buya Yahya.

Beliau kemudian memberikan analogi tentang seseorang yang mencari makanan kesukaan keluarganya yang akan dijual pada waktu yang tidak pasti.

"Anggap saja ini lho, ada orang mau jualan makanan kesukaan anda dan istri anda yang paling anda cintai, dan anak-anak anda pun berbunyi 'anak ngidam', istrinya ngidam.

Tak tanya apa makanan kesukaannya, dijual di dalam sehari ini, perkiraan antara waktu Dhuhur sama Magrib, kira-kira dimana? Kalau anda anggap saja sehari ini, enggak tahu, bisa pagi, bisa siang, bisa sore, bongkarnya.

Baca Juga: Pendaftaran KJMU 2025 Dibuka Sampai 27 Maret 2025, CEK Timeline dan Syaratnya di Sini, Jangan Kelewat!

Anda mengharap betul, pasti dari pagi anda nungguin, kalau sampai kelewat," ujar Buya Yahya menganalogikan kesungguhan seseorang dalam mencari Lailatul Qadar.

Buya Yahya menegaskan bahwa ibadah pada Lailatul Qadar tidak harus dilakukan di masjid, tetapi bisa dilakukan di rumah sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Waktunya tidak ditentukan karena tidak ditemukan. Kita tidak perlu menentukan, tapi kita menduga. Kalau seandainya semua malam Ramadhan anda menduga, anda akan mendapatkannya. Kenapa? Pasti anda tidak akan luput dari hari itu. Tapi kalau sudah memilih-milih, bisa kelewat," tegas Buya Yahya.

Beliau menambahkan bahwa yang terpenting adalah mengisi malam dengan berbagai ibadah, baik di awal maupun di akhir malam.

"Adapun waktunya adalah malam itu anda hidup dengan ibadah, di awal waktu atau di akhir waktu. Dan di akhir waktu diutamakan, lebih utama di akhir waktu. Enggak ada ketentuannya, semampu anda. Yang penting malam itu kurangi maksiatan, tingkatkan kebaikan, sholat, baca Quran, zikir, tafakur, merenung, itu yang hendaknya anda lakukan," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: 6 Amalan Malam Lailatul Qadar, Raih Berkah di Malam Istimewa Bulan Ramadan

Beliau juga menekankan bahwa setiap orang, termasuk wanita yang tidak dapat pergi ke masjid karena alasan tertentu, tetap dapat meraih Lailatul Qadar di rumah.

"Ajak keluarga, tidak harus di masjid, bisa di rumah. Di rumah jangan sampai gara-gara tidak ke masjid anda mendapatkan kebaikan.

Mungkin ada sebagian wanita yang waktu atau di hari normal tidak seperti hari ini, hari ini suaminya akan nginep di rumah semuanya.

Kalau misalnya di hari-hari biasa suaminya i'tikaf di masjid lalu istrinya di rumah jaga anak, anda jangan mau ketinggalan, bangun di malam itu," nasihat Buya Yahya.

Beliau juga menyebutkan bahwa seseorang bisa mendapatkan Lailatul Qadar tanpa menyadarinya, yang terpenting adalah beribadah dengan sungguh-sungguh.

"Intinya hidupkan malam itu dengan ibadah, itulah yang dimaksud orang menemui Lailatul Qadar. Itu bukan 'oh aku ketungkul dari perempatan jalan', begitu.

Artinya siapapun yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah, maka dia mendapat Lailatul Qadar, biarpun tidak sadar kalau dia mendapatkannya," pungkas Buya Yahya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Lailatul Qadar
# masjid
# Amalan
# rumah
# ibadah

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.