AYOJAKARTA.COM – Bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan bagi umat muslim akan tiba sebentar lagi.
Saat bulan Ramadan umat muslim di seluruh dunia bersama-sama menjalankan ibadah puasa selama 30 hari.
Barulah nanti setelah selesai melaksanakan ibadah puasa, umat muslim akan merayakan hari kemenangan yakni Idulfitri.
Baca Juga: Hadiri Tradisi Sambut Ramadan di Tanah Kelahiran, Anies Baswedan Minta Restu untuk Pilpres 2024
Lantas, bagaimana bagi umat muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebelumnya?
Tentunya hal tersebut banyak menjadi pertanyaan bagi umat muslim saat ini dan rupanya tak sedikit yang masih bingung soal hukum utang puasa.
Pendakwah Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan perihal utang puasa Ramadan.
Baca Juga: KUR BRI Mikro 2023 Dapat Dijadikan Modal Usaha untuk Ramadan, Berikut Syarat dan Ketentuan
Syekh Ali Jaber mengatakan jika ada umat muslim yang masih memiliki utang puasa maka ia wajib segera melunasinya.
“Yang masih punya utang (puasa) segera lunasi utangnya,” jelas Syekh Ali Jaber dalam rekaman video yang diunggah akun TikTok @nadizzam, dikutip Senin, 13 Maret 2023.
Bahkan Syekh Ali Jaber mengingatkan agar umat muslim tidak terlambat untuk melunasi utang puasa Ramadan tersebut.
Baca Juga: Penting! Persiapkan Hal ini Menjelang Bulan Ramadan, Buya Yahya: Agar Dosa Kita Diampuni Allah SWT
“Jangan begitu sudah mendekat puasa anda punya utang 7 hari tersisa bulan Ramadan 5 hari,” ujar Syekh Ali Jaber.
Kata dia, apabila utang puasa Ramadan belum lunas, nanti akan bisa menjadi hukuman.
“Satu tahun gak pernah tanya, begitu sudah mepet baru cari jawabannya, itu kena hukuman nanti,” kata Syekh Ali Jaber.
Baca Juga: Nyadran Tradisi Jelang Ramadan Masyarakat Jawa, Warisan Bernilai Sosial dan Budaya
Di mana hukumannya adalah utang puasa Ramadan sebelumnya tetap harus dibayar dan ditambah dengan fidyah.
“Tetap diganti puasa, yang dari tahun yang lalu tetap bayar utangnya dan kena denda setiap hari kena fidyah,” ungkap Syekh Ali Jaber.
“Jadi seandainya anda masih punya utang dan masuk Ramadan, anda belum lunasi tetap utang itu terbawa nanti apa habis Ramadan punya kewajiban bayar utang,” imbuhnya.
Sekali lagi Syekh Ali Jaber mengingatkan jika terus mengulur membayar utang puasa Ramadan maka akan ditambah dengan denda fidyah.
“Tapi karena anda tunda undurkan mundurkan sampai masuk Ramadan anda punya, karena denda ditambah lagi bukan hanya bayar dengan puasa ganti puasa tapi ada lagi namanya fidyah,” tegas Syekh Ali Jaber.***

Share this article
Pendakwah Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan perihal utang puasa Ramadan, umat muslim wajib segera melunasinya.