AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan merupakan salah satu bulan yang paling diistimewakan oleh semua umat Muslim.
Bulan Ramadan juga merupakan bulan yang paling dinantikan oleh semua umat Muslim.
Di dalam Bulan Ramadan, semua amal ibadah baik itu yang wajib dan sunnah akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Baca Juga: Denny Sumargo Anggap Rizky Billar Lupa Tuhan, Buntut Insiden Pelemparan Bola Biliar ke Lesti Kejora?
Bukan hanya itu, Bulan Ramadan juga disebut bulan penuh pengampunan. Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan segala hal untuk menyambut Bulan Ramadan.
Persiapan penting untuk dilakukan agar ibadah kita dapat berjalan dengan lancar dan kita dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang.
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Al-Bahjah TV pada Senin (13/3/2023), menurut Buya Yahya salah satu tanda dari seorang Muslim yang rindu akan datangnya Bulan Ramadan adalah dirinya akan mempersiapkan segala hal baik keperluan sehari-hari maupun keperluan untuk beribadah.
Buya Yahya mengatakan bahwa terdapat dua persiapan menjelang Bulan Ramadan yaitu persiapan dhohir dan persiapan batin.
Baca Juga: LPSK Sebut Keputusannya soal Perlindungan Terhadap Richard Eliezer Bisa Dianulir, Asalkan….
“Persiapan di Bulan Ramadan ada dua yaitu persiapan dhohir dan persiapan batin,” katanya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa persiapan dhohir adalah persiapan menjelang Bulan Ramadan yang berkaitan dengan fasilitas untuk ibadah dan keperluan sehari-hari di Bulan Ramadan.
“Persiapan dhohir itu seperti merapihkan mushola, mushaf Al-Quran dibersihkan, mempersiapkan kebutuhan selama Bulan Ramadan,” jelasnya.
Persiapan dhohir itu merupakan tanda bahwa kita rindu akan Bulan Ramadan.
Baca Juga: BPNT Lewat Kantor Pos Cair Rp600 Ribu Lewat KKS Cair Rp400 Ribu, Kemana Sisanya?
Akan tetapi, menurut Buya Yahya hal paling penting yang harus dipersiapkan menjelang Bulan Ramadan adalah persiapan batin.
“Akan tetapi ada yang lebih perlu kita persiapan yaitu persiapan batin, berkaitan dengan hati nih,” tuturnya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa apabila hati kita belum siap menyambut datangnya Bulan Ramadan maka amal yang kita lakukan tidak diterima oleh Allah SWT.
Bukan hanya itu, apabila hati kita belum siap maka semua dosa yang kita lakukan tidak akan diampuni oleh Allah SWT meskipun Bulan Ramadan adalah bulan pengampunan.
“Ternyata ada sebab kita tidak diampuni oleh Allah dan tidak diterima amal kita, yaitu orang yang memasuki Bulan Ramadan belum siap hatinya,” jelas Buya Yahya.
Pengertian dari mempersiapkan hati adalah kita harus saling mencintai dan mengasihi, dan kita harus menghilangkan benci dan dendam kepada semua orang.
“Yang kemarin sesama tetangga tidak tegur sapa, menjelang Bulan Ramadan, bertemulah dan hilangkan rasa benci,” ucap Buya Yahya.
“Suami istri yang selama ini tidak akur, mumpung Bulan Ramadan berdamailah, subhanallah jika hidup indah saling mencintai karena Allah luar biasa,” sambungnya.
Jangan sampai rasa benci kita kepada tetangga, sanak keluarga, atau bahkan teman jadi sebab semua amal ibadah kita tidak diterima oleh Allah SWT, oleh sebab itu persiapan batin perlu bukan hanya persiapan dhohirnya saja.
Menurut Buya Yahya ada tradisi menjelang Bulan Ramadan yang cocok dilakukan yaitu membagi-bagikan makanan, bukan hanya ke tetangga di sekitar rumah tapi juga ke sanak keluarga yang dekat dengan rumah.
“Ada tradisi di sebagian masyarakat kalau menjelang Bulan Ramadan begini ini ada tukar menukar makanan di antara para tetangga, supaya damai, yang kemarin berantem jadi damai akhirnya kalau damai enak,” tuturnya.
Hal yang paling penting menjelang Bulan Ramadan adalah persiapan hati, tata hati kita, jauhkan dari sifat benci dan dendam.
Baca Juga: Wajib Tahu! Cara Mencuci Baju dengan Mesin Cuci Sesuai Dengan Syariat Islam Menurut Buya Yahya
“Menjelang Bulan Ramadan kita harus menata hati, jangan sampai gara-gara dendam permusuhan ini menjadi sebab kita rugi betul, amal yang lalu tidak diterima oleh Allah SWT, amal ibadah Bulan Ramadan yang lalu juga tidak diterima, dan dosa tidak diampuni oleh Allah SWT,” pungkas Buya Yahya.***

Share this article
Semua amal ibadah baik itu yang wajib dan sunnah akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT di bulan suci Ramadan.