AYOJAKARTA.COM – Saat puasa Ramadan, umat muslim akan melakukan aktivitas makan dan minum sebelum matahari terbit, atau disebut dengan sahur.
Adapun waktu untuk melaksanakan sahur dilakukan sebelum azan subuh berkumandang.
Namun, kadang kali umat muslim bangun untuk sahur beberapa menit sebelum azan Subuh berkumandang.
Tak jarang ketika azan subuh mulai berkumandang, banyak umat muslim yang masih minum segelas air.
Baca Juga: Hati-Hati! Menelan Ludah Bisa Membatalkan Puasa Jika Dilakukan dengan 3 Cara Ini Kata Buya Yahya
Mengenai hal tersebut, salah satu pendakwah Indonesia yakni Buya Yahya memberikan pemahaman.
Buya Yahya mengatakan bahwa puasa dianggap tidak sah apabila saat azan berkumandang seseorang masih makan dan minum.
Kemudian, Buya Yahya menerangkan apabila ada hadist yang memperbolehkan makan dan minum saat azan subuh berkumandang, maka itu adalah azan yang pertama.
“Anda mendengar adzan (tapi) masih minum maka puasa anda tidak sah. Sebab kapan anda tahu waktu subuh tiba, nggak boleh makan dan minum lagi. Adapun berita tentang hadist kalau adzan terdengar makanlah dan minumlah, itu adzan yang pertama,” kata Buya Yahya, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Chobix Mesem TV, Selasa, 4 April 2023.
Baca Juga: Kapan Waktu Bayar Fidyah Puasa Ramadan? Berikut Panduan Lengkap, Niat, Takaran Beserta Penyalurannya
Buya Yahya menjelaskan bahwa saat azan kedua terdengar, maka aktivitas makan dan minum tidak boleh dilanjutkan karena puasa akan dianggap tidak sah.
Meski puasa tidak sah, Buya Yahya mengingatkan agar umat muslim tetap harus menahan diri dari makan dan minum layaknya orang yang tengah berpuasa.
“Adzan kedua masuk subuh anda tidak boleh makan. Anda masih minum, batal puasa anda. Berarti hari ini anda tidak sah puasanya. Cuma kita harus tahu biarpun tidak sah maka wajib bagi anda al-imsak untuk menahan diri dari tidak makan dan minum, anda harus berperan seperti orang yang berpuasa,” jelasnya.
Buya Yahya menegaskan agar umat muslim dapat menghargai bulan suci Ramadan karena ada banyak pahala yang diberikan oleh Allah SWT.
Baca Juga: Sahkah Puasa Jika Masih Minum saat Adzan Subuh? Berikut Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Selain itu, Buya Yahya menuturkan agar umat muslim juga harus mengqadha puasa yang tidak sah tersebut.
“Hormati bulan Ramadan. Adapun pahalanya sama, anda tidak mengerti hukumnya sama pahala besar dihadapan Allah. Cuma nanti anda mesti mengqadha. Tapi kalau anda makan seenaknya tidak menghormati Ramadan, anda maksiat, anda melakukan kesalahan,” tutupnya.***

Share this article
Tak jarang ketika azan Subuh mulai berkumandang, banyak umat muslim yang masih minum segelas air. Ini jawaban Buya Yahya.