AYOJAKARTA.COM — Pertanyaan kepada Ustaz Abdul Somad seputar hukum puasa selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas, terutama dalam bulan suci Ramadan mengenai kontroversi saat sahur masih makan atau minum saat adzan subuh berkumandang.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul merupakan sah kah puasa jika masih minum saat adzan Subuh.
Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan umum terkait puasa selama bulan suci Ramadan, apakah puasa sah jika seseorang minum seteguk air setelah adzan Subuh.
Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tanya Jawab UAS yang dibagikan secara daring, secara langsung Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa jika seseorang tidak sengaja meneguk air setelah adzan, puasanya tetap sah jika waktu di ponselnya menunjukkan masih tersisa satu menit hingga waktu Subuh yang sebenarnya.
Namun Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa jika secara sadar melewati batas ketetuan waktu yang berlaku maka puasanya akan batal.
Secara inti, jika telah memasuki waktu subuh atau dimulainya berpuasa yang ditentukan maka disaat itulah puasa terhitung, sehingga jika masih melakukan aktivitas makan atau minum di jam tersebut berarti puasa batal.
"Jika sudah waktu 4.08 (waktu yang ditentukan) maka disaat itu ia minum atau makan puasanya batal," ujar Ustaz Abdul Somad, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Tanya Jawab UAS.
Ustaz juga menjelaskan bahwa waktu Subuh ditetapkan oleh Badan Hisab Rukyat (BHR), salah satu bagian dari Kementerian Agama RI yang bertanggung jawab untuk menghitung kalender lunar.
Baca Juga: Menu Buka Puasa di Rumah, Resep Siomay Ayam Jamur Spesial Untuk Keluarga, Kenyal dan Enak!
Jika menurut BHR sudah pukul 04.08, maka seseorang yang keliru meneguk air setelah Adzan pada pukul 04.08 masih bisa melanjutkan puasanya.
Lebih lanjut, Ustaz merujuk sebuah hadits yang menganjurkan umat Islam untuk menghabiskan makanannya jika mendengar adzan saat makan.
Namun, pada masa Nabi Muhammad, adzan dikumandangkan sebelum waktu Subuh yang sebenarnya, tidak seperti saat ini di mana Adzan dikumandangkan tepat pada waktu Subuh. O
Oleh karena itu, jika adzan telah dikumandangkan pada waktu Subuh yang benar, seseorang yang keliru meneguk air setelah adzan tetap dapat melanjutkan puasanya.
Baca Juga: Wow! Inilah 11 Negara dengan Jam Puasa Terlama, Ada yang Sampai 16 Jam Lho dalam Sehari
Ustaz Abdul Somad juga menekankan pentingnya sinkronisasi ponsel dan jam tangan dengan waktu BHR agar tidak terjadi kekeliruan selama bulan Ramadan.
Setelah itu Ustaz Abdul Somad menceritakan suatu kasus di mana ponselnya tertinggal satu menit dari waktu BHR, dan ia keliru meneguk air setelah adzan.
Dia mendesak semua orang untuk memastikan bahwa ponsel dan jam tangan mereka disinkronkan dengan waktu BHR untuk menghindari kesalahan selama berpuasa.
Sebagai penutup, Ustaz Abdul Somad meyakinkan umat Islam bahwa jika mereka salah minum seteguk air setelah Adzan Subuh, puasa mereka tetap sah jika waktu Subuh yang sebenarnya belum tiba.
Baca Juga: Sahkah Puasa Ramadan Jika Junub Saat Masuk Waktu Subuh? Ini Kata Buya Yahya
Dengan begitu ia memberikan solusi atas permasalahan pernyataan tersebut menekankan pentingnya sinkronisasi ponsel dan jam tangan dengan waktu BHR untuk menghindari kebingungan selama Ramadan.***

Share this article
Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan selama bulan suci Ramadan apakah puasa sah jika seseorang minum seteguk air setelah adzan Subuh.