AYOJAKARTA.COM -- Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) yang semakin pesat belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pencari kerja di masa depan.
Pasalnya, sebagian pekerjaan yang bertumpu pada skill kecerdasan sudah mulai dapat dikerjakan oleh AI.
Salah satu tools AI yang paling disruptif sejauh ini adalah ChatGPT buatan Open AI. ChatGPT dapat mengenerate berbagai macam teks menjadi ragam rupa jenis tulisan, baik artikel popular, cerita fiksi, analisis berbasis riset, membuat bahasa pemrograman sederhana, atau membuat ide konten secara multimedia.
Baca Juga: Ini 6 AI yang dapat Membantu Kamu Menyelesaikan Pekerjaan, Dijamin Akan Lebih Mudah
Bahkan, dilaporkan The New York Times baru-baru ini, Google sedang melakukan uji coba tools AI yang dapat menggantikan peran jurnalis untuk menulis berita. Produk tersebut, yang diklaim sebagai asisten jurnalis, telah didemonstrasikan kepada para eksekutif di The New York Times, The Washington Post dan News Corp, pemilik The Wall Street Journal.
Beberapa tools AI lain juga dapat digunakan untuk mengenerate gambar, audio, video, transkrip, analisis data, pembukuan, model 3D, dan lain-lain.
Kemampuan AI yang semakin berevolusi ini membuat beberapa lulusan jurusan kuliah di universitas terancam kehilangan pekerjaan. Mereka harus bersaing dengan mesin kognitif anyar yang terus menerus memperbaharui diri dan dapat digunakan dengan biaya lebih efisien.
Baca Juga: Instagram Bakal Pakai Teknologi AI di Fitur Baru, Bisa Hapus Objek yang Tidak Diinginkan
Dari sekian banyak jurusan kuliah, ada beberapa pekerjaan masa depan para alumninya yang sudah mulai dapat digantikan AI. Dari mulai lulusan jurusan komunikasi hingga teknik sipil dan industri, beberapa lulusan jurusan kampus akan dihadapkan dengan tantangan pencarian kerja yang berat.
1. Komunikasi
AI dapat digunakan untuk menangani tugas-tugas komunikasi seperti penulisan berita otomatis dan manajemen media sosial. Contoh tools AI yang digunakan untuk pekerjaan bidang komunikasi adalah ChatGPT, Bing, Copy AI, Bard, Jasper AI, Presdis, Lumen5, Pictory AI, Jarvis, dll.
2. Teknologi Informatika
Teknologi AI juga terus berkembang dalam bidang pemrograman dan otomatisasi, dapat mengurangi kebutuhan untuk pekerja manusia di beberapa aspek. Sejumlah tools asisten coding dan developer yang mulai banyak digunakan di bidang ini termasuk di antaranya ChatGPT, Perplexity, Github CoPilot, Assembly AI, Tabnine, Zapier, AIOps, 10Web, Appy Pie, dll.
Baca Juga: Perbandingan ChatGPT vs Google BARD, Apa Saja Perbedaannya dan Mana Nih yang Lebih Unggul?
3. Desain Grafis
AI telah mampu menciptakan desain grafis secara otomatis, mengurangi keterlibatan manusia dalam beberapa proyek desain. Beberapa tools yang kerap digunakan di bidang desain antara lain Midjourney, DALL-E, Jasper Art, NightCafe, Wombo Art, Starry AI, Galileo, dll.
4. Administrasi
AI dapat digunakan untuk mengelola tugas administrasi dan manajerial, mengurangi kebutuhan untuk pekerja manusia dalam beberapa aspek administrasi bisnis, pencatatan, pembukuan, surat menyurat, kearsipan, dan lain sebagainya. Beberapa tools AI yang kerap digunakan di bidang administrasi antara lain Jasper AI, Lovo AI, Fireflies, Pictory, Murf, dll.
5. Akuntansi
Di bidang ini, AI dapat digunakan untuk mengotomatisasi banyak tugas akuntansi, seperti pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Daftar tools yang dapat digunakan adalah Vic AI, Indy, Docyt, Booke AI, Truewind, dll.
6. Pemasaran
AI dapat digunakan untuk analisis data dan pemasaran digital, mengurangi kebutuhan manusia dalam beberapa aspek pemasaran. Daftar tools yang dapat digunakan dalam marketing adalah ChatGPT, Albert AI, Zapier, Userbit AI, MarketingBlocks AI, dll.
Baca Juga: ChatGPT 3.5 vs ChatGPT 4.0, Seberapa Jauh Bedanya dan Mana yang Lebih Baik?
7. Bahasa
AI sudah mampu melakukan terjemahan otomatis dan komunikasi bahasa, yang mengurangi kebutuhan pekerja manusia dalam beberapa aspek bahasa dalam kerja-kerja editorial. Beberapa tools yang dapat digunakan di bidang bahasa antara lain ChatGPT, Copy AI, Google Translate, Bing, Perplexity, DeepL, Wordly, Grammarly, dll.
8. Teknik
AI juga sudah dapat membantu dalam beberapa aspek teknik, meskipun kehadiran manusia masih penting dalam pemecahan masalah kompleks dan penanganan situasi yang tidak terduga. Daftar tools yang bisa digunakan di bidang teknik sipil dan industri antara lain Indus AI, Dusty Robotics, Civils AI, AirWorks, C3 AI.
Demikianlah daftar jurusan kuliah yang bidang pekerjaan lulusannya sudah mulai dapat digantikan AI. Meski begitu, level diskusi yang dapat ditimbulkan AI masih perlu ditinjau seiring berjalannya waktu.
Perlu diingat pula bahwa walaupun AI mampu mengotomatisasi banyak tugas rutin dan repetitif, kreativitas, inovasi, dan aspek manusia lainnya diyakini masih penting dalam banyak bidang.
Bukan tak mungkin di masa depan akan muncul berbagai bidang pekerjaan baru yang sejalan dengan pemanfaatan AI. Namun manusia sebagai pencari kerja tentu harus mengupgrade dan menyesuaikan skill mereka dengan kebutuhan yang ada.

Share this article
Kemampuan AI yang semakin berevolusi ini membuat beberapa lulusan jurusan kuliah di universitas terancam kehilangan pekerjaan.