AYOJAKARTA.COM - Beriman kepada nabi dan Rasul merupakan salah satu dari rukun iman.
Maka dari itu sebagai umat dari Rasul Muhammad SAW penting bagi kita mengetahui tentang Rasul dan juga Nabi.
Selain sebagai wujud keimanan kita kepada Allah SWT, dengan mengenal nabi dan juga para rasul kita juga dapat meneladani sifat-sifat mereka.
Begitu banyaknya sifat para nabi dan juga rasul yang dapat kita teladani sehingga bisa menjadi bekal kehidupan kita sehari-hari.
Baca Juga: Bahaya! Perdamaian Lesti Kejora dan Rizky Billar Jadi Awal Petaka Besar, Ini Penjelasan Denny Darko
Hal tentang meneladani sifat para nabi dan rasul ini juga dikemukakan oleh kyai haji Maimoen Zubair.
Kyai Haji Maimoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen saat ini memang telah tiada.
Namun ilmu-ilmu dan juga wejangannya masih bisa kita dengarkan hingga sekarang.
Seperti yang dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram Ppalanwarsarang pada (12/7/22), Mbah Moen menjelaskan tentang cara meneladani sifat nabi.
Baca Juga: Praktisnya Transfer Dana Lewat BI Fast, Ada Promo Nol Rupiah dari bank bjb
Mbah moen menuturkan jika kita ingin meneladani sifat nabi hendaklah secara menyeluruh, jangan hanya satu hal saja.
“Jadi kamu kalau mengikuti suri tauladan Nabi itu ikutilah secara menyeluruh paham ya ? Jadi seperti Nabi.” ujar Mbah Moen.
“Bukan kok mengetahui satu saja kemudian tahu akan hal lain (yang belum dia ketahui) lalu cemberut paham ya ? Kalau Nabi ya tidak.” imbuhnya.
Mbah Moen juga menceritakan perihal salah satu sifat nabi yang dapat kita teladani yakni fleksibel sebagai orang islam.
“Beliau menerima delegasi dari Negara Persia menerima delegasi dari negara sana sini.” tutur Kyai Maimoen Zubair.
Lebih lanjut kyai asal Rembang tersebut menambahkan, “Sampai mendapatkan hadiah yang bermacam-macam makanya perintahnya itu bagaimana ?”
“Laatattakhiduu bithonattanminduunikum.” ucap Mbah Moen.
Beliau juga mengingatkan agar kita selalu fleksibel dalam menjalani suatu ilmu dalam islam.
“Jadi kamu itu bisa fleksibel menjadi orang islam paham ya ? Bukan sedikit-sedikit marah-marah, anyak jaman sekarang yang seperti itu.” pungkas beliau.
***

Share this article
Begitu banyaknya sifat para nabi dan juga rasul yang dapat kita teladani sehingga bisa menjadi bekal kehidupan kita sehari-hari.