AYOJAKARTA.COM - Ulama kharismatik KH Maimun Zubair alias Mbah Moen, kerap kali memberikan nasihat-nasihat penting semasa hidupnya.
Salah satu nasihat yang sempat dijelaskan Mbah Moen yakni mengenai amal perbuatan.
Mbah Moen dalam ceramahnya, yang dilansir AyoJakarta.com dari YouTube ppalanwarsarang pada Kamis, (1/12/2022), memberikan wejangan jangan pernah bangga dengan amal perbuatan kita.
Baca Juga: 3 Hal yang Membahayakan Dunia Menurut Mbah Moen, Ternyata Pengangguran Termasuk?
“Jangan sampai kalian bangga dengan amal yang kamu kerjakan,” kata Mbah Moen.
Sebab menurut Mbah Moen, perilaku yang telah kita perbuat hanya Allah yang bisa menilai baik atau buruknya.
“Perilaku yang bisa menjadikan mereka tidak baik, dan tidak mendapatkan iman, itu hanya Allah SWT yang tahu,” ujar Mbah Moen.
Baca Juga: Kyai Muhammad Najih Putra Mbah Moen Jelaskan Cara Mudah Menghafal Alquran Seperti Pada Zaman Nabi
“Perilaku yang bisa menyebabkan tidak enak dan sebaliknya, itu hanya Allah yang tahu,” lanjutnya.
Bahkan, dikatakan Mbah Moen ketika orang dalam keadaan kafir sekalipun bisa mendapat ridho Allah SWT.
“Kadang perilaku itu baik, tapi melakukannya disaat keadaan kafir, bisa jadi mendapatkan ridhonya Allah SWT,” ucap ulama asal Rembang.
Baca Juga: Rahasia Mbah Moen dalam Mendidik Anak dengan Baik, Cocok Disimak Bagi Orang Tua
Lebih lanjut Mbah Moen, menjelaskan bahwa ada dua amal di dalam Islam.
“Makanya kalian perlu tahu, bahwa amal itu ada dua, ada yang diharuskan Islam dulu, kalau tidak Islam maka tidak dianggap melakukan amal tersebut,” tutur Mbah Moen.
“Sepertinya shalat, kalian shalat akan tetapi tidak Islam maka tidak bisa diterima shalatnya,” lanjutnya.
Selanjutnya dijelaskan Mbah Moen amal perbuatan kedua yakni sedekah.
Dalam bersedekah Allah SWT memperbolehkan siapapun untuk melakukannya.
“Ada amal yang tidak diharuskan Islam yaitu sedekah, kalian sedekah baik Islam atau tidak tetap diperbolehkan,” tegas Mbah Moen.
Baca Juga: Nasihat Mbah Moen Agar Pekerjaan Berkah, Wajib Menjaga 5 Perkara Ini, Apa saja?
Keturunan Nabi Muhammad SAW ke-37 itu menjelaskan kembali, hanya Allah yang tahu perilaku yang baik dan buruk.
“Perilaku yang bisa menyebabkan tidak enak dan sebaliknya, itu hanya Allah yang tahu,” jelas Mbah Moen.
Lalu apa yang harus dilakukan, agar kita terhindar dari sikap bangga terhadap amal perbuatan?
Ulama kelahiran 28 Oktober 1928, menyarankan kita agar selalu ingat Allah.
“Kita harus merasa bahwa diri ini tidak bisa melakukan amal kebaikan kecuali pertolongan Allah SWT,” ucap Mbah Moen.
“Kalau kalian melakukan suatu amal keburukan jangan kalian bilang bahwa itu Qodo, dan Qodarnya Allah,” pungkas ulama kharismatik.***

Share this article
Berikut ini adalah penjelasan Mbah Moen mengapa kita tidak boleh bangga kepada amal perbuatan sendiri.