JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -Keikutsertaan bymandabeads dalam Creative Market Jakarta Future Festival (JFF) 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan kreasi berbahan manik limbah kaca kepada masyarakat yang lebih luas.
Selama tiga hari penyelenggaraan festival di Taman Ismail Marzuki (TIM), pengunjung tidak hanya disuguhi diskusi mengenai masa depan perkotaan, tetapi juga dapat mengenal beragam produk ekonomi kreatif yang telah melalui proses kurasi.
Creative Market menjadi salah satu program dalam Jakarta Future Festival (JFF) 2026 yang menghadirkan kolaborasi Bappeda Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Ekonomi Kreatif RI.
Melalui proses kurasi yang dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif, sebanyak 35 tenant terpilih dari ratusan pendaftar untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, salah satunya bymandabeads.
Owner bymandabeads, Maulidina Shafira Aurum, mengatakan keikutsertaan dalam Creative Market JFF 2026 menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan manik limbah kaca khas Jombang yang dikreasikan oleh tangannya.
"Jakarta Future Festival menghadirkan pengunjung dari berbagai latar belakang. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan manik limbah kaca kepada audiens yang lebih beragam," ujarnya, Minggu, 7 Juni 2026.
Selama festival berlangsung, berbagai koleksi aksesori dan suvenir berbahan manik limbah kaca menarik perhatian pengunjung. Tidak sedikit yang baru mengetahui bahwa limbah kaca dapat diolah menjadi manik-manik bernilai seni tinggi dan memiliki nilai ekonomi.
"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal bahwa limbah kaca bisa diolah menjadi produk yang bernilai. Di balik setiap manik ada proses, keterampilan, dan cerita yang ingin kami bagikan," katanya.
Ia berharap keikutsertaan dalam Jakarta Future Festival 2026 dapat membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap kriya lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Share this article
bymandabeads mengenalkan manik limbah kaca kepada publik melalui Creative Market Jakarta Future Festival 2026.