Hindari Sebelum Terlambat, Fakta Lain di Balik Makanan Fast Food yang Enak dan Murah

Di balik makanan yang murah dan enak tersebut ada fakta lain yang dapat mempengaruhi kesehatan kita. Di antaranya sebagai berikut.
Di balik makanan yang murah dan enak tersebut ada fakta lain yang dapat mempengaruhi kesehatan kita. Di antaranya sebagai berikut.

AYOJAKARTA.COM – Istilah makanan fash food dikenal dengan makanan yang memiliki proses penyajian cepat dan tidak membutuhkan waktu lama.

Makanan fast food memang terkenal dengan harganya yang murah, enak serta rasanya yang lezat membuat makanan fast food mudah diterima di masyarakat.

Baca Juga: Tips Awet Muda ala Aktris Korea Selatan, Cukup Rutin Mengonsumsi 3 Makanan Ini!

Dilansir dari laman Nutrilite, di balik makanan yang murah dan enak tersebut ada fakta lain yang dapat mempengaruhi kesehatan kita. Di antaranya sebagai berikut.

1. Memicu Obesitas

Makanan cepat saji merupakan jenis makanan yang cepat diserap ke aliran darah manusia sehingga mengganggu kesehatan fisik, proses dari makanan fast food ini dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti diabetes, obesitas, jantung, kanker, dan stroke.

2. Mengakibatkan Depresi

Jenis makanan fast food dapat mengubah otak serta kesehatan mental yang dapat menimbulkan adanya depresi. Menurut sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan ini 51% dapat memungkinkan bisa mengalami depresi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan ini.

3. Meningkatkan Risiko Kanker

Penyakit kanker memang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, selain karena adanya pengaruh genetik kanker juga dapat disebabkan karena pola makan yang tidak teratur dan tidak bergizi.

fast food termasuk makanan yang tidak bergizi karena memiliki tingkat garam, gula serta lemak yang tinggi. Hal ini lah yang dapat memicu ketidaknormalan perkembangan sel sehingga menimbulkan adanya kanker.

Baca Juga: 6 Tips Hidup Sehat untuk Anak Kos yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru

4. Mengakibatkan Kematian Karena Jantung Koroner

Penyakit jantung menjadi salah satu dampak bagi orang yang sering mengkonsumsi fast food, makanan ini memiliki tingkat kematian yang disebabkan karena penyakit jantung koroner akut. Salah satu penyebab penyakit jantung adalah obesitas yang dialami oleh seseorang.

Orang yang memiliki kelebihan berat badan diatas rata-rata dapat mengalami fungsi jantung yang tidak normal. Faktor utama seseorang bisa mengalami obesitas karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food.

5. Meningkatkan Risiko Stroke

Fast food dapat memicu adanya penyakit stroke karena memiliki kandungan kolesterol yang tinggi dan tidak baik untuk kesehatan. Apabila terjadi penyumbatan pembuluh darah pada otak maka akan mengakibatkan adanya penyakit stroke mudah menyerang.

Kasus stroke di Negara maju sangat meningkat karena karena semakin banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi makanan fast food, sehingga mengakibatkan bertambahnya jumlah orang yang memiliki penyakit semakin meningkat salah satunya di Indonesia.

Baca Juga: 8 Jenis Makanan yang Mampu Menjaga dan Meningkatkan Kolagen dalam Tubuh

Nah, itulah penyakit yang bisa dialami oleh seseorang jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan fast food dengan jangka waktu yang panjang, mulailah hindari makanan tersebut sebelum terlambat.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# fast food
# makanan
# Fakta

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.