AYOJAKARTA.COM - Diketahui salah satu korban gagal ginjal akut misterius yakni bayi yang masih berusia 7 bulan.
Saat ini pihak BPOM masih terus menelusuri penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak.
Berdasarkan hasil penelusuran, BPOM menduga salah satu penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak yakni obat sirup berbahaya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Unggah Ucapan Terima Kasih ke Anne Ratna Mustika, Netizen Singgung Soal Adab
Sudah terungkap deretan produk obat sirup yang diproduksi oleh industri farmasi Indonesia mengandung cemaran berbahaya.
BPOM menemukan barang bukti obat sirup yang mengandung cemaran Etilen Glikol dan Dietilen Glikol yang melebihi ambang batas aman.
Diketahui memang produk obat sirup tersebut digunakan oleh pasien anak yang mengalami gagal ginjal akut.
BPOM telah menindak pihak industri farmasi tersebut dan menyegel produk obat sirupnya.
Baca Juga: Di Balik Proses Perceraian, Fans Dedi Mulyadi Serang Anne Ratna Mustika Hingga Singgung Hal Ini!
Namun, nyatanya ada seorang bayi berusia 7 bulan diketahui mengalami gagal ginjal akut tanpa mengkonsumsi obat sirup berbahaya tersebut.
Orang tua anak tersebut mengaku, ia hanya memberikan ASI kepada anaknya.
Sehingga hal itu menjadi pertanyaan, apakah ada penyebab lain kasus gagal ginjal akut pada anak selain dari obat sirup berbahaya.
Sejauh ini, BPOM belum bisa memastikan penyebab lain dari kasus tersebut karena masih dalam tahap penelusuran.
"Ya itu, makanya saya bilang, sebabnya pasti multisebab," ujar Kepala BPOM, Penny Lukito.
BPOM meneliti kasus ini dengan detail untuk mengungkap kaitan penyebab dari kematian kasus gagal ginjal akut pada anak yang masih menjadi misterius.
"Badan POM selalu meneliti satu-satu ya, pasien ini dikaitkan dengan obat, apakah mungkin," jelas Penny Lukito.
Hasil temuan BPOM terkait obat sirup berbahaya tidak bisa dijadikan alasan semua kasus gagal ginjal akut, karena belum tentu semua pasien mengkonsumsi obat tersebut.
"Tapi belum bisa disebutkan bahwa ini penyebab dari kematian seseorang atau keseluruhan dari penyakit gagal ginjal ini," ujar Penny Lukito.***

Share this article
BPOM menjelaskan alasan bayi berusia 7 bulan yang terkena gagal ginjal akut padahal hanya mengkonsumsi ASI. BPOM beri penjelasan