AYOJAKARTA.COM - Bagi kamu pengguna setia transportasi publik, ada kabar penting dari MRT Jakarta. Mulai Oktober 2025, jadwal operasional dan kebijakan tarif kembali ditegaskan oleh pihak pengelola.
Melalui akun Instagram resminya, MRT Jakarta mengumumkan bahwa jam operasional di hari kerja berlangsung mulai pukul 05.00–24.00 WIB.
Pada jam sibuk, kereta beroperasi setiap 5 menit sekali, sementara di luar jam sibuk dan hari libur, jadwal keberangkatan hadir setiap 10 menit.
Baca Juga: 5 Zodiak yang Punya Peruntungan Terbaik 27 Oktober 2025, Siapa Saja?
Meski menghadapi tantangan anggaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa tarif MRT dan LRT tidak akan naik hingga tahun 2026.
Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada kajian mendalam mengenai willingness to pay dan ability to pay masyarakat Jakarta.
Tarif keekonomian MRT sebenarnya mencapai Rp13.000 per perjalanan, namun penumpang hanya membayar Rp7.000 berkat subsidi sekitar Rp6.000 per pengguna.
Sementara itu, tarif keekonomian untuk rute Bundaran HI–Lebak Bulus mencapai Rp32.000, tetapi hanya dikenakan Rp14.000 kepada penumpang berkat subsidi Public Service Obligation (PSO).
Baca Juga: Ternyata Ini yang Membuat CPU dan GPU Laptop Gaming Lebih Kencang Dibanding Laptop Biasa
Berbeda dengan MRT dan LRT yang tarifnya stabil, Transjakarta saat ini masih dikaji untuk kemungkinan penyesuaian tarif. Pasalnya, tarif Rp3.500 yang berlaku sejak 2005 belum pernah berubah, sementara biaya operasional terus meningkat dan cost recovery menurun dari 34% menjadi 14%.
Untuk menjaga keberlanjutan layanan tanpa menaikkan tarif, MRT Jakarta terus mengembangkan sumber pendapatan non-tiket seperti penyewaan ruang komersial, naming rights, dan media digital.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti mengurangi subsidi, melainkan memastikan transportasi publik tetap terjangkau dan inklusif bagi semua warga.
Saat ini, MRT Jakarta melayani rute utama North–South Line yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI dengan total 13 stasiun yang terdiri dari 7 layang dan 6 bawah tanah. Jalur ini mencakup stasiun populer seperti Blok M BCA, Senayan, Setiabudi Astra, hingga Bundaran HI.
Dengan layanan yang efisien, aman, dan bersubsidi, MRT Jakarta menjadi tulang punggung mobilitas ibu kota untuk menghadirkan kenyamanan modern tanpa membebani kantong masyarakat.***
Share this article
Jam operasional MRT Jakarta kini 05.00–24.00 WIB. Tarif tetap Rp7.000 per perjalanan hingga 2026 meski biaya operasional naik, Pemprov DKI tetap beri subsidi agar transportasi publik terjangkau.