AYOJAKARTA.COM - Kamis (20/11) siang MRT Jakarta mengalami gangguan operasional yang ternyata disebabkan adanya pohon tumbang.
Pohon tumbang itu terjadi pada rute transisi dari Stasiun Senayan Mastercard menuju Stasiun ASEAN.
Atas peristiwa ini, PT MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditumbulkan.
Kejadian ini menyebabkan padamnya listrik dan berdampak pada layanan perjalanan MRT.
Baca Juga: Kemensos Siapkan Mekanisme Mitigasi Keracunan Program MBG untuk Lansia dan Disabilitas
Sehingga perjalanan MRT saat ini masih terganggu dan dibatasi sementara.
Saat ini MRT Jakarta menerapkan rute perjalanan terbatas sehubungan dengan insiden pohon tumbang ini.
MRT Jakarta hanya melayani perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Blok M BCA dan rute sebaliknya.
Sementara ini, bagi pelanggan MRT diminta untuk menggunakan alternatif transportasi lainnya.
Baca Juga: DKI Jakarta Masuk Kota Termahal Peringkat ke-8 Tahun 2025 Versi Julius Baer, Serba Mahal?
Transjakarta Tambah Armada
Akibat pohon tumbang yang membuat MRT beroperasi secara terbatas, Transjakarta telah menambah armada untuk kebutuhan warga Jakarta.
PT Transportasi Jakarta merespons dengan cepat gangguan operasional yang terjadi pada layanan MRT Jakarta.
Untuk memudahkan masyarakat, PT Transjakarta melakukan penambahan serta mempercepat waktu tunggu atau headway pada rute-rute yang berdekatan dengan jalur MRT terdampak.
Berikut rute-rute yang berdekatan dengan jalur MRT terdampak pohon tumbang:
• Koridor 1 (Blok M – Kota): Headway dipercepat menjadi setiap 3 menit;
• Rute S21 (Ciputat – CSW): Penambahan empat unit bus. Total armada kini 22 unit (dari 18);
• Rute 1E (Pondok Labu – Blok M): Penambahan lima unit bus. Total armada kini 16 unit (dari 11).***

Share this article
Layanan MRT Jakarta dibatasi karena adanya pohon tumbang di rute transisi dari Stasiun Senayan Mastercard menuju Stasiun ASEAN.