AYOJAKARTA.COM - Antisipasi peningkatan kasus tawuran selama Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan lakukan intensif untuk melakukan pengawasan.
Berdasarkan data, tercatat ada 43 lokasi di lima wilayah kota yang masuk kategori kawasan rawan tawuran.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan menjelaskan, setiap hari jajarannya mengerahkan 1.900 personel mobile dan siaga melakukan pengawasan ketertiban umum.
Baca Juga: Selama 33 Hari di Bulan Ramadhan! Satpol PP akan Lakukan Pengawasan Intensif kepada 5 Usaha Ini
Khusus selama Ramadan, akan diberlakukan pola penambahan kekuatan personel untuk melakukan pengawasan terhadap kawasan rawan tawuran.
"Sata dari Kesbangpol, ada 43 titik rawan tawuran di DKI Jakarta. Nanti itu yang akan kita antisipasi," katanya, Rabu (18/2).
Meski fokus pada 43 titik kawasan rawan tawuran, Satriadi mengaku tidak akan lengah melakukan pengawasan secara menyeluruh ke lokasi lain.
Hal ini karena lokasi rawan tawuran dinilai bisa saja bergeser lantaran sifatnya insidentil.
Lebih lanjut, Satriadi mengaku akan berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI sebagai bentuk antisipasi dini.
Bukan hanya dalam bentuk pengawasan dan penindakan saat ada kejadian, kegiatan antisipasi juga meliputi edukasi dan pendekatan agar masyarakat mengenai tawuran hingga peredaran minuman keras.
"Cuman kan kita enggak bisa kasih lihat jadwalnya kapan. Karena kalau dikasih tahu jadwalnyaz malah nanti enggak jadi sweeping," tandasnya.***
Share this article
Satpol PP tingkatkan pengawasan di 43 titik rawan tawuran di DKI Jakarta.