AYOJAKARTA.COM - Penertiban trotoar akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta di 18 titik lokasi Ibu kota.
Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi adanya okupasi lahan trotoar yang dilakukan sejumlah oknum pedagang dalam memanfaatkan momen Ramadan.
Hadirnya pedagang musiman di trotoar ini bukan hanya dapat mengganggu ketertiban umum, namun bisa menimbulkan parkir liar di sekitar wilayah tersebut.
Penertiban ini pun diketahui bagian dari arahan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno yang meminta adanya penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis.
"Sesuai arahan Pak Wagub, bahwa momentum Ramadan ini kan juga bisa bermanfaat buat masyarakat. Nah, memang nanti bicaranya bahwa untuk trotoar yang pedagang takjil-takjil itu kita akan tata," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, dikutip ayojakarta.com pada Kamis, 19 Februari 2026.
Lebih lanjut Satriadi menyebutkan upaya penertiban ini bukan berarti melarang pelaku UMKM memanfaatkan momentum Ramadan, namun untuk mengatur agar tidak mengganggu fungsi trotoar.
Baca Juga: Adu Spesifikasi Motorola Signature vs OnePlus 15, Siapa Pemenangnya?
Daftar 18 Titik Lokasi yang Ditetibkan Satpol PP
Jakarta Pusat
- Jalan Kramat Raya
- Kawasan Stasiun Cikini (Jalan Cikini Raya – Jalan Pegangsaan Timur)
- Kawasan Stasiun Tanah Abang (Jalan Taman Jati Baru – Jalan Jatibaru Bengkel)
- Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pecenongan
- Kawasan Stasiun Palmerah (Jalan Palmerah Timur – Jalan Tentara Pelajar)
- Jalan Bendungan Hilir (Benhil)
Jakarta Selatan
- Jalan Melawai Raya
- Sekitar Pasar Mayestik (Jalan Mahakam, Jalan Bulungan, dan Jalan Kyai Maja)
- Jalan Senopati
- Jalan Cikajang
- Jalan Prof. Dr. Satrio
Jakarta Barat
- Jalan Kyai Tapa
- Jalan Raya Duri Kosambi
- Jalan Dr. Susilo Raya
- Jalan Prof. Dr. Latumenten
Jakarta Timur
- Jalan Jatinegara Timur
- Kawasan Stasiun Jatinegara (Jalan Matraman Raya)
- Jalan Otto Iskandardinata (Otista).***

Share this article
Penertiban trotoar akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta di 18 titik lokasi Ibu kota.