AYOJAKARTA.COM - Upaya memperkuat promosi pariwisata bahari terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Disparekraf DKI Jakarta.
Salah satunya yakni melalui kegiatan PWP (Perjalanan Wisata Pengenalan) yang melibatkan para konten kreator di kawasan Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi wisata bahari Jakarta kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial.
Melalui kolaborasi dengan konten kreator, Disparekraf berharap promosi destinasi wisata dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam.

Kegiatan ini mengangkat konsep perjalanan berbasis pengalaman (experience-based tourism) dengan destinasi utama Kepulauan Seribu.
Khususnya di Pulau Onrust dan Pulau Sepa yang diikuti oleh 34 peserta.
Peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah para pemenang lomba foto Jakarta Light Festival dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dan sejumlah konten kreator dari Jakarta Experience Board (JXB).
Perjalanan wisata ini diawali dengan kunjungan ke Pulau Onrust, salah satu pulau bersejarah di Kepulauan Seribu yang memiliki peran penting sejak masa kolonial.
Nantinya para peserta akan mendapat kesempatan untuk menelusuri berbagai situs peninggalan sejarah, sekaligus memahami peran Pulau Onrust sebagai bekas galangan kapal, pusat logistik, hingga kawasan karantina pada masa lalu.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, pemerintah daerah saat ini terus mendorong diversifikasi produk pariwisata dengan memperkuat promosi wisata kepulauan sebagai salah satu daya tarik utama.
Jakarta memang dikenal luas dengan destinasi wisata urban, pusat bisnis, serta kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).
Namun menurut Andhika, Jakarta juga memiliki potensi wisata alam yang tidak kalah menarik, khususnya di kawasan Kepulauan Seribu.
“Gugusan pulau ini menawarkan keindahan bahari yang autentik, mulai dari perairan yang jernih, ekosistem bawah laut yang kaya, hingga suasana pulau tropis yang masih alami. Hal ini menjadi nilai tambah yang memperkaya citra Jakarta sebagai destinasi yang lengkap, tidak hanya modern dan dinamis, tetapi juga memiliki sisi alami yang menenangkan,” ujarnya.
Salah satu keunggulan utama wisata kepulauan di Jakarta, menurut Andhika, adalah aksesibilitasnya yang relatif mudah dan cepat.

Hanya dengan waktu tempuh sekitar satu sampai dua jam perjalanan menggunakan transportasi laut, wisatawan sudah bisa menikmati pengalaman liburan bahari yang berbeda secara signifikan dari suasana perkotaan.
“Dengan demikian, Kepulauan Seribu menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman wisata pulau yang praktis, nyaman, dan tetap berkesan,” katanya.
Tidak hanya memperkaya wawasan sejarah, kegiatan ini juga memperkuat narasi wisata edukatif yang dimiliki Jakarta.
Para rombongan nantinya akan berlanjut menuju Pulau Sepa, yang dikenal sebagai salah satu pulau resort dengan panorama laut yang jernih dan pasir putih yang indah.
Di sini, mereka akan diajak untuk merasakan langsung pengalaman wisata bahari melalui berbagai aktivitas seperti snorkeling, diving, kayaking, hingga bersepeda mengelilingi pulau.

Suasana alami dan ketenangan yang ditawarkan Pulau Sepa ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan.
Selama kegiatan, para peserta juga diminta aktif untuk mendokumentasikan pengalaman mereka dalam bentuk foto, video, atau cerita perjalanan yang kemudian dibagikan melalui media sosial masing-masing.***

Share this article
Kegiatan ini jadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi wisata bahari Jakarta kepada masyarakat khususnya generasi muda yang aktif di medsos.