AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya angkat bicara terkait aksi penjambretan terhadap seorang WNA yang viral di media sosial dan terjadi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Pramono mengecam keras tindakan kriminal tersebut dan meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku dengan hukuman seberat-beratnya agar memberikan efek jera.
Ia pun memberi dukungan kepada aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan atas kasus ini.
Di sisi lain, Pram juga menyoroti posisi DKI Jakarta sebagai kota teraman nomor dua di ASEAN.

Ia meminta agar hal tersebut dijaga bersama-sama.
Sebelumnya, aksi WNA dijambret itu terekam dari dashboard mobil dan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang berdiri di pinggir jalan Bundaran HI dan fokus melihat HPnya.
Tak lama, peristiwa yang terjadi pada Kamis (14/5) tersebut tampak salah satu pengendara motor langsung menarik paksa ponsel dari tangan pria WNA tersebut.

Korban pun berupaya untuk mengejar pelaku, namun saat berlari ia sempat tersungkur.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya menargetkan dalam waktu dekat pelaku akan ditangkap.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam keras tindakan kriminal tersebut dan meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku